Puasa Senin Kamis Menurut Islam

Bagi umat muslim tentu sudah tidak asing lagi dengan ibadah puasa. Ibadah yang masuk dalam rukun Islam ketiga ini,  merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seorang umat muslim. Utamanya puasa ramadhan yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali selama satu bulan penuh. tidak hanya bertujuan untuk menahan nafsu saja, puasa memiliki manfaat lain yang baik untuk tubuh, selain puasa ramdahan yang wajib dilaksanakan, terdapat puasa sunnah yang sering dilaksanakan oleh umat muslim yakni puasa senin kamis. Pelaksanaan puasa Senin Kamis menurut Islam sendiri  dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada para umatnya. Bahkan Rasullullah begitu rajin melaksanakan jenis puasa satu ini. Diriwayatkan oleh Ahmad dari Aisyah RA menyebutkan jika “Rasulullah SAW selalu menunggu-nunggu saat berpuasa yakni pada hari Senin dan Kamis.

Tentunya pelaksanaan puasa sunnah Senin Kamis yang dicontohkan oleh Rasulullah tidaklah asal-asalan. Tentunya banyak hikmah, alasan, dan manfaat yang menyertainya. Nah, beberapa hikmah dan keutamaan dari puasa Senin dan Kamis, diantaranya sebagai berikut.

Menjadi hari bersejarah bagi Nabi Muhammad SAW

Puasa Senin Kamis menurut Islam, yakni dimana Senin atau hari kedua pada bulan qamariah  dikaitkan sebagai hari bersejarah yang berhubungan langsung dengan Nabi Muhammad saw, yakni menjadi momen dimana beliau dilahirkan dalam riwayat dari Muslim oleh Abu Qatadah Al-Anshari “Nabi pernah ditanya tentang puasa Senin. Dan beliau bersabda, “itu adalah hari aku dilahirkan, diangkat menjadi seorang nabi dan juga hari diturunkannya Al-Qur’an kepadaku untuk pertama kalinya.””

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu Annas, disebutkan jika “Nabi saw dilahirkan pada hari Senin, wafat pada hari Senin, diangkat menjadi nabi pada hari Senin, melaksanakan hijrah dari Mekah ke Madinah pada hari Senin, sampai Madinah pada hari Senin, Hajar Aswad diangkat kembali ke tempatnya pada hari Senin.”

Hari amal para hamba diperiksa

Puasa sunnah yang dicontoh oleh nabi kepada umatnya, salah satu alasannya sebab pada hari Senin dan juga Kmais amal ibadah para hamba akan dilaporkan dan “diperiksa” oleh Allah. Diriwayatkan oleh At-Tirmizi dari Abu Hurairah “amal-amal perbuatan manusia dilaporkan pada Senin dan Kamis. Jadi aku sangat senang jika amalanku dilaporkan saat aku sedang dalam keadaan berpuasa.”

Pada riwayat lain oleh Muslim dari Abu Hurairah, disebutkan jika amal perbuatan manusia dilaporkan dua kali dalam seminggu yakni hari Senin dan Kamis. Dimana orang yang beriman aka memperoleh ampunan kecuali orang yang antara dirinya dengan saudaranya terdapat perselisihan.

Senin dan Kamis pintu surga dibuka

Puasa Senin Kamis menurut islam selanjutnya hal ini dilandaskan dimana setiap tahunnya, Allah membukakan pintu surga pada Bulan Ramadhan. Tapi pada setiap pekannya, Allah membuka pintu surga untuk hamba ada hari Senin dan juga Kamis.  Seperti yang diriwayatkan pada beberapa hadist seperti Al Khatib, Muslim, Nasa’i, Abu Daud

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin Kamis. Maka diampunilah dalam kedua hari itu par ahmba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kecuali orang yang diantaranya dan saudaranya terdapat permusuhan. Kemudian dikatakan, lihatlah kedua orang ini hingga keduanya berdamai.

Jadi dalam Kata mutiara menyambut bulan ramadhan, puasa mampu menjadikan para pelakunya menjadi orang bertakwa. Pelakunya yang berpuasa ini sanggup mengekang dirinya dari segala dosa serta maksiat.

Leave a Comment