Mak Jleb! Balas Jokowi, Fadli: Baju Putih Seragam Gerindra Sejak 2008, Siapa Yang Menjiplak?

Jum'at, 29 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta -  Wakil Ketua Gerindra Fadli Zon melontarkan sindiran maut pada kubu paslon petahana.

Melalui akun twitter resminya, politisi ulung itu menyatakan bahwa baju putih sudah menjadi seragam Gerindra sejak tahun 2008.

@fadlizon
Fadli Zon: Baju Putih Seragam Gerindra Sejak 2008, siapa yang menjiplak?

Hal ini nampaknya dilakukan untuk membungkam kubu paslon 01 yang "mendadak" Mengklaim baju putih. Padahal baju putih sudah menjadi ciri khas pendukung Ijtima Ulama sejak lama, sementara Jokowi identik dengan kotak-kotak dan warna merah PDIP. 

Saat Pilwalkot Solo dia pake baju putih itu karena diusung oleh PKS, partai yang mengenakan seragam kebesaran warna putih

Sudah lama Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Sholat Shubuh KH Muhammad Al Khaththath mengajak dan menyerukan kepada seluruh Umat Islam dalam rangka untuk memenangkan paslon pilihan Ijtima' Ulama Prabowo - Sandi, agar pada hari Rabu tanggal 17 April 2019 tepat di hari pelaksanaan Pemilu 2019 untuk melaksanakan Sholat Shubuh Akbar dari Merauke hingga Sabang, dengan menggunakan pakaian putih-putih.

“17 April kita bikin Shubuh Akbar Indonesia. Apa artinya Shubuh Akbar Indonesia? Shubuh Indonesia yang terbesar! Dan akan menjadi fenomenal, dimana di satu hari Shubuhnya terbesar di dunia", ujar Kyai Al Khaththath dalam ceramahnya yang videonya telah viral beredar.

"Laki perempuan tua muda semua datang Sholat Shubuh berjamaah, seperti Sholat Ied, bukan Jum'at lagi tapi Sholat Ied, kalau Sholat Jum'at itu laki-laki doank, itu pun masih ada yang absen karena 'berhalangan'", ujar Kyai Al Khaththath diselingi dengan canda.

"Nanti itu (Rabu, 17 April 2019) semua laki perempuan datang ke Masjid, pakaiannya putih putih, setuju? Takbir!", ucap KH Al Khaththath.

Seruan itu sudah lama diucapkan oleh KH Al Khaththath, salah satu video di Youtube saja yang di screenshot oleh Faktakini.com ini diupload pada tanggal 4 Maret 2019, padahai dari jauh sebelumnya beliau sudah sering menyerukan hal tersebut.

Ketua Umum DPP FPI KH Shobri Lubis juga sudah lama menyerukan hal serupa di dalam berbagai kesempatan, terakhir pada hari Ahad (24/3/2019) lalu.

Kyai Shobri menyatakan hal itu pada hari Ahad (24/3) ba'da dzuhur di hadapan warga Condet dan sekitarnya dalam acara "Condet Bersholawat untuk Indonesia Dukung Prabowo - Sandi".

Kyai Shobri mengatakan, "Karena itu saya ajak seluruh relawan dan masyarakat 17 April nanti kita ramai-ramai Sholat Shubuh berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir, istighosah, lalu kita sarapan bersama-sama, ibu-ibu silahkan nyiapin ketupat sayurnya, nyiapin telurnya dan lain-lain, lalu ramai-ramai kita semua jadi saksi di TPS-TPS."

"Pakaian kita di TPS putih semua, kita jadi saksi, rekam hasil penghitungan suara di TPS lalu kirim ke server-server, insya Allah gak ada kecurangan, dan kita 02 menang!", ujarnya.

Prabowo - Sandi adalah paslon pilihan Ijtima' Ulama dan Habaib, yang pakaian sehari-harinya berwarna putih seperti yang biasa dipakai oleh Imam Besar umat Islam Habib Rizieq Shihab dan lainnya, karena itu paslon nomor urut 02 itu identik dengan warna putih.

Apalagi Prabowo - Sandi didukung oleh FPI dan Ormas-ormas Islam yang juta identik dengan warna putih, serta partai pengusung utamanya seperti Gerindra dan PKS pun menggunakan warna putih, sehingga pantas kita sebut "Putih adalah Prabowo - Sandi".

Sementara paslon petahana identik dengan warna merah, yang menjadi warna kebesaran PDIP sebagai partai pengusung utamanya.

Karena itulah Ketua DPP FPI KH Shobri Lubis mengajak agar umat Islam ramai-ramai mengenakan baju putih saat mendatangi dan menjadi saksi di TPS-TPS pada hari pelaksanaan Pemilu 2019, yaitu Rabu 17 April 2019 untuk mengawal kemenangan Prabowo - Sandi.

Namun lucunya beredar kabar kubu lawan mendadak menjiplak program dan ajakan kubu paslon Prabowo - Sandi itu.

Tak mau kalah, mereka pun ikut-ikutan meminta pendukungnya Shubuh berjamaah tanggal 17 April 2019 lalu memakai baju putih-putih ke TPS-TPS, namun untuk mencoblos paslon petahana.

Padahal kubu mereka selama ini lebih identik dengan warna merah kareha Capresnya dari PDIP yang warna kebesarannya adalah merah, bukan putih.

0 Response to "Mak Jleb! Balas Jokowi, Fadli: Baju Putih Seragam Gerindra Sejak 2008, Siapa Yang Menjiplak? "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel