Ustadz Sambo: Di Hati Mbah Maimun Memang Hanya Ada Prabowo

Ahad, 3 Februari 2019

Faktakini.com

Di Hati Mbah Maimun Memang Hanya Ada Prabowo

Oleh Ustadz Sambo
Pengasuh Pesantren HILAL Bogor
-------------------------------------------------------

Gempar!
Duduk di samping Capres JKW, K.H.Maimun Zubair kemaren Jumat 1 Februari 2019 di pesantrennya Sarang Jateng  berdoa: "semoga Prabowo jadi presiden."

Doa yang sama juga pernah dipanjatkan ulama sepuh Jawa Tengah ini saat Prabowo sowan kepada beliau, akhir September 2018 (29/9).  Saya sendiri hadir menyaksikan  pada saat itu bagaimana doa yg begitu panjang dipanjatkan Mbak Maimun agar Pak Prabowo dijadikan Allah Presiden RI priode 2019 sd 2024.

Kembali  pada peristiwa kemaren saat Mbah Maimun berdoa utk Presiden Prabowo dan setelah ditutup dengan doa sapu jagat yang disambut azan, Romahurmuzy (Rommy) bergegas mendekat. Kelihatan gugup. Rommy menghampiri Sang Kiyai dan minta sesepuh PPP ini berdoa untuk Jokowi. Ralat doa, mungkin itu maksudnya. Sayangnya, mic mati. Rommy makin gugup. Otak-atik mic. Saat mic hidup,  suara Mbah Mun, panggilan akrab K.H. Maimun Zubair ini menyebut lagi nama Prabowo. Bahkan dua kali. Baru kemudian nama JKW, setelah ada yang berbisik.

Malam harinya, doa Mbah Mun viral. Di medsos ramai polemik. Apakah Mbah Mun salah ucap? Atau sengaja? Banyak ahli ta'wil bermunculan. Menerka-nerka apa maksud Mbah Mun. Padahal, mereka belum begitu mengenal sosok Mbah Mun, tapi berani buat ta'wil.

Sembrono! Di kalangan santripun juga terjadi debat dan multi tafsir. Terutama antara pendukung Paslon 01 dan paslon 02.

Ta'wil dan tafsir siapa yang benar, perlu diuji. Cara mengujinya, pertama, apakah Mbah Mun selama ini sering salah ucap? Pengakuan sejumlah santri, Mbah Mun itu punya daya ingat yang kuat, cermat dan detil. Kecil kemungkinan jika beliau salah ucap. Apalagi ini masalah serius, penting dan sensitif. Kedua, apakah Mbah Mun selama ini sering ketemu Prabowo sehingga nama Prabowo yang terucap? Di tahun pilpres ini, Mbah Mun hanya sekali jumpa Prabowo. 29 September 2018. Sebaliknya, Mbah Mun berulangkali jumpa Jokowi. Ada yang menduga, ini alam bawah sadar. Di hati Mbah Mun hanya ada Prabowo, bukan Jokowi.
Santri bilang: ini adalah qadarullah. Itu suara malaikat. Tangan Allah Penguasa langit dan bumi yang punya sekenario.

Doa Mbah Mun untuk Prabowo ini kali kedua. Kali pertama di akhir September  Saat itu, doa Mbah Mun: Prabowo jadi presiden, cukup panjang. Tegas dan jelas. Hanya saja, tidak seheboh sekarang. Dan memang, doa gak perlu dihebohkan. Doa hanya butuh dijabah.

Doa yang kedua ini agak heboh. Karena doa Prabowo jadi presiden dipanjatkan Mbah Mun di samping Jokowi. Alam bawah sadar! Begitulah kira-kira cara mudah untuk memahaminya.

Apakah berarti Mbah Mun dukung Prabowo? Doa itu dukungan. Apalagi dua kali diucapkan. Dalam konteks ini, beliau konsisten dengan apa yang pernah beliau ucapakan jauh sebelumnya: mendoakan Prabowo jadi presiden.

Doa yang kedua ini petunjuk bahwa di hati Mbah Mun hanya ada Prabowo. Indikator lain bahwa di hati Mbah Mun ada Prabowo diantaranya adalah pemasangan Baliho besar, tak jauh dari panggung acara Jokowi kemarin. Gambar itu memuat foto-foto sejumlah putra dan keponakan Mbah Mun. Ada K.H. Najih Maemoen, K.H. Ahmad Wafi, K.H. Ahdal Abdurrahim, dan yang lain. Indikator berikutnya adalah salam dua jari para santri ketika mobil yang dinaikin Jokowi tiba di Sarang. Santri berdesakan angkat dua jari persis di depan dan samping mobil jokowi. memang, agak dramatis. Uji nyali, kata Hersubeno Arief. Nalar sehat bertanya: apakah ada putra-putri dan santri yang berani berseberangan dengan Mbah Mun? Beranikah mereka memasang baliho tanpa ridho dan seijin Mbah Mun? Jawabnya, tidak!

Mbah Mun salam satu jari. Betul! Para santri tahu siapa yang mengkondisikan itu. Rommy sekarang kena bully, karena dianggap tak sopan bersikap di depan Mbah Mun. Over acting. Santri bilang, Rommy tak punya adab terhadap kiyai. Menabrak norma dan pakem pesantren. Terkesan "memaksa" kiyai sebagaimana tampak dalam video yang viral.

Apapun ta'wil dan tafsir yang riuh terkait do'a Mbah Mun, Kesan bahwa Prabowo ada di hati dan alam bawah sadar Mbah Mun susah untuk dibantah. Benar kata Tony Rosyid, santrinya Mbah Mun, yang pernah menulis artikel berjudul: Prabowo Istimewa di Mata K.H. Maimun Zubair (2/10/2018). Karena memang, di hati Mbah Maimun hanya ada Prabowo.

Wallahu'alam Bishawab..

0 Response to "Ustadz Sambo: Di Hati Mbah Maimun Memang Hanya Ada Prabowo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel