Blunder Jokowi Serang Prabowo, Harusnya Buka Lahan Luhut, PT Sinarmas, Bobby Nasution Dan Lainnya

Senin, 18 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Tindakan Joko Widodo yang mengungkap penguasaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) oleh Prabowo Subianto di Kalimantan dan Aceh menunjukkan ketidaktahuan kepala negara sekaligus calon presiden soal pertanahan.

Sebab, HGU secara hukum adalah sah dan itu adalah tanah negara, jika dibutuhkan negara bisa diambil kapan saja.

Demikian disampaikan Koordinator Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa), Amirullah Hidayat kepada redaksi, Senin (18/2).

Amir mengatakan, bicara penguasaan lahan, seharusnya Jokowi mengungkap semua pemain yang menguasai lahan di negeri ini. Banyak yang mendapat lahan tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

"Seperti penguasaan lahan jutaan hektar oleh PT Sinarmas dan PT Ciputra dibiarkan saja. Mafia tanah menguasai 74 persen lahan di negeri ini, mereka mendukung Jokowi pada Pilpres 2019," ujar aktivis muda Muhammadiyah ini.

Bahkan, lanjut Amir, orang dekat Jokowi seperti Luhut B. Pandjaitan mempunyai dan mengusai lahan yang luas di Sumatera dan Kalimantan. Yang lain, politisi PDIP Sihar Sitorus menguasai lahan yang sangat luas di Sumatera, bahkan keluarga menantu Jokowi, Bobby Nasution juga punya lahan kebun sawit yang luas di Labuhanbatu dan Mandailing Natal (Sumut).

"Jadi yang diungkapkan Jokowi dalam debat capres tadi malam menunjukkan Jokowi emosional. Dia bukan seorang negarawan melainkan seorang yang mempunyai kepribadian yang ambivalen," ungkapnya.

Amir menambahkan, dengan demikian yang dilakukan Jokowi menunjukkan bahwa "perang total" seperti yang disampaikan pendukungnya Moeldoko sudah dijalankan.

"Itu dapat dilihat dalam debat tadi malam, Jokowi kebanyakan menyerang pribadi dan menyampaikan informasi bohong alias hoax," tutupnya.

Sumber: Rmol

3 Responses to "Blunder Jokowi Serang Prabowo, Harusnya Buka Lahan Luhut, PT Sinarmas, Bobby Nasution Dan Lainnya"

  1. Etika Negarawan (Prabowo)
    DAN
    Etika Penguasa (Cak Jancuk)

    Seorang pembohong menutupi kebohongannya dengan berbohong lagi
    Terus berulang bohong dan bohong lagi sampai mati

    BalasHapus
  2. Pa Jokowi ga bohong kok, wong Wowo mengakui bahwa itu milik negara, berarti ga hoax karena yang dituduh mengakui, dan yang ngomong itu milik negara kan pa Wowo,bukan pa Jokowi. Berarti yang hoax pa Wowo dong. Pa Jokowi itu menyerang dengan fakta. Pa Wowo dan pengikutnya menyerang dengan fitnah
    Bilang pa Jokowi org China, padahal pa Wowo yg China, dll haha semua dibalik2.

    BalasHapus
  3. @angel'shop baca baik baik artikel di atas,,,buka mata lebar2,,nyinyirin junjungan mu juga ya,,,

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel