Tegas! BPN Prabowo Minta Polisi Kejar Aktor Penyebar 'Indonesia Barokah' Pemfitnah Prabowo - Sandi

Jum'at, 25 Januari 2019

Faktakini.com, Jakarta -
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menyayangkan peredaran tabloid 'Indonesia Barokah' yang semakin marak.

BPN ingin aktor penyebar tabloid yang memuji-muji petahana dan memfitnah Prabowo - Sandi itu segera dirangkap polisi.

"Tentu kita akan lakukan langkah hukum terkait dengan penyebaran tabloid itu. Namun tentu kami harus pastikan langkah hukum ini bisa ditindak dengan cepat dan kepolisian bisa tangkap siapa pelaku dan aktor dari penyebaran tabloid tersebut," kata juru bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019).

Dahnil melanjutkan timses Prabowo-Sandiaga juga berhati-hati atas beredarnya tabloid itu. Dia khawatir kubu nomor urut 02 dituduh sebagai pelaku yang berpura-pura jadi korban.

"Terus terang kami harus berhati-hati terkait dengan penyebaran ini karena tuduhan bisa justru berbalik dan sebagainya, karena dalam situasi politik yang silang sengkarut kami tidak punya instrumen lengkap," ujarnya.

"Ini bisa jadi alat untuk justru menuduh balik. Karena itu, BPN ingin pastikan bahwasanya ini tidak punya modus. Siapa pun pelakunya, modus ini maksudnya menuduh balik seolah kami lakukan playing victim," imbuhnya.

Dahnil mengaku tidak tahu siapa pelaku penyebaran tabloid 'Indonesia Barokah'. Meski begitu, dia menyakini pelakunya merupakan pihak yang takut jika Prabowo - Sandi menang pada Pilpres 2019.

"Kami tidak tahu pelakunya. Yang jelas, tentu pelakunya sedang panik dan takut. Maka ini diekspresikan dengan men-down grade pihak lain. Siapa pun pelakunya, yang jelas pelakunya itu sedang panik, sedang takut, kalau-kalau Prabowo-Sandi menang," pungkasnya.

Sumber: Detik

0 Response to "Tegas! BPN Prabowo Minta Polisi Kejar Aktor Penyebar 'Indonesia Barokah' Pemfitnah Prabowo - Sandi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel