Prabowo: Banyak Dokter Gajinya Dibawah Tukang Parkir, IDI: Benar, Banyak Dokter Gajinya Dibawah Rp 3 Juta

Selasa, 15 Januari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Capres Prabowo Subianto dalam Pidato Kebangsaan INDONESIA MENANG Di JCC, Selasa (14/1/2019) menyebut gaji seorang dokter banyak yang tidak melebihi gaji tukang parkir mobil.

Pertanyaannya sekarang, berapa gaji Tukang Parkir?

Kepala Unit Pelayanan (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Sunardi Sinaga, mengaku dapat menggaji juru parkir sebesar dua kali Upah Minimun Provinsi (UMP) apabila pendapatan parkir sesuai target.

"Pembayaran juru parkir saat ini berdasarkan persentase dari pendapatan operator. Komitmen dari operator, gaji juru parkir dua kali UMP. Tapi dilihat dulu dari pendapatan operator. Hitungannya 70-30 persen. 30 persen untuk pemerintah, 70 untuk operator," ujarnya di Warung Teko, Jalan Boulevard Raya Blok WA, 02/34, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (25/3/2015).

Berdasarkan pendapatan operator sebesar 70 persen tersebut, akan dialokasikan untuk biaya investasi alat, operasional, dan termasuk juga gaji juru parkir.

"Saat ini, pendapatan parkir di Jl. Boulevard Raya diperkirakan sebesar Rp 4,7 juta per hari. Data tersebut sebelum diberlakukan parkir meter. Bahkan untuk Jalan Sabang, Jakarta Pusat, masih belum bisa diberikan gaji dua kali UMP untuk juru parkir sebanyak 40 orang.

"Pendapatan parkir rata-rata per hari sebesar Rp 15 juta dari hasil parkir meter untuk di Jalan Sabang. Makanya belum bisa dua kali UMP untuk para jukir. Kalau jukirnya 20 orang saja baru bisa dua kali UMP. Nah untuk di Jalan Boulevard Raya, kita mendata ada 280 juru parkir. Kalau dgaji dua kali UMP, bisa dibayangkan berapa pendapatan yang harus dihasilkan," terang Sunardi. (Sumber: Tribunnews).

Sejumlah juru parkir di kawasan Sabang, Jakarta Pusat mengaku senang sistem perparkiran di Jalan Sabang kini dikelola Unit Pengelola Perparkiran (UPK) Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Slamet, salah satu juru parkir di kawasan Sabang, mengatakan bahwa saat diambil alih UPK Perpakiran, dia dan juru parkir lainnya mendapatkan upah lebih tinggi dibanding saat perparkiran di bawah PT Mata Elang Biru.

Sebelumnya, para juru parkir merupakan pekerja dari PT Mata Elang Biru. Saat bekerja di bawah PT Mata Elang Biru, para juru parkir mendapatkan gaji sebesar Rp 2,7 juta.

Kini, mereka membawa pulang gaji Rp 3,4 juta sebulan. "Lebih senanglah sekarang. Gaji lebih besar. Kalau dulu 2,7 juta, tapi itu juga enggak dapat full. Paling dapat Rp 2,5 jutaan karena dipotong BPJS," ujar Slamet saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (12/12/2017).

Slamet menyampaikan, kini para juru parkir juga bisa mendapatkan cuti tanpa dipotong gaji. Sebelumnya, jika mereka cuti, pihak perusahaan akan memotong gaji mereka Rp 100.000-an.

Juru parkir Sabang lainnya, Ian, menyampaikan hal senada. Ia bersyukur karena tak ada lagi pemotongan gaji, bahkan ketika ia izin sakit.

Dalam sebulan, ia menerima gaji Rp 3,4 juta tanpa dipotong biaya apa pun. "Enggak ada dipotong apa-apa. Bersih dapat segitu," ujar dia. (Sumber: Kompas).

Bahkan gaji juru parkir ternyata bisa jauh lebih besar dari upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta. UMP Jakarta sekitar Rp 3 jutaan. Tapi juru parkir masih bisa mengantongi duit dari pengendara mobil ataupun sepeda motor sampai Rp 6 jutaan.

Ini duit yang dikantongi juru parkir resmi lho ya. Mereka yang telah terdaftar di Dinas Perhubungan DKI.

Tugas mereka sebenarnya mengawasi dan mengatur kendaraan yang parkir di kawasan khusus. Terutama yang menggunakan meteran parkir atau alat bayar parkir otomatis.

Namun para tukang parkir ini juga kerap mendapat duit dari pengendara mobil dan sepeda motor tanpa karcis. Artinya, mereka menerima pendapatan tambahan selain gaji pokok dari pemerintah DKI.

Jadi, Gaji Tukang Parkir banyak yang sudah mencapai Rp 3,4 juta, Rp 6 juta, dan seterusnya.

Lalu sekarang berapa gaji seorang Dokter? Betulkah kata-kata Prabowo bahwa masih banyak Dokter yang gajinya lebih sedikit dari gaji tukang parkir?

Ternyata benar!

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Namun IDI menyebut kebanyakan gaji dokter di Indonesia di bawah Rp 3 juta.

"Bisa jadi seperti itu, karena saya tidak tahu persis berapa pendapatan (tukang) parkir. Yang saya tahu, dari info yang disampaikan oleh teman-teman dokter di berbagai daerah, masih banyak dokter yang pendapatannya masih di bawah Rp 3 juta," ujar Ketum Pengurus Besar IDI, Dr. Daeng M Faqih kepada wartawan, Senin (14/1/2019).

Faqih mengatakan, mayoritas dokter umum yang masih praktek berada pada golongan III. Para dokter ini, disebut Faqih paling banyak bekerja dengan pengalaman di bawah 5 dan 10 tahun.

"Rata-rata dokter umum yang jadi garda terdepan pelayanan kesehatan adalah golongan III dengan lama kerja paling banyak di bawah 5 tahun dan di bawah 10 tahun," jelasnya.

Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan Prabowo dalam pidato 'Indonesia Menang'. Prabowo menyinggung jumlah pendapatan dokter di Tanah Air.

"Dokter-dokter harus mendapat penghasilan yang layak. Sekarang banyak dokter-dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil," sebut Prabowo di JCC Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019) malam. (Sumber: Detik)

0 Response to "Prabowo: Banyak Dokter Gajinya Dibawah Tukang Parkir, IDI: Benar, Banyak Dokter Gajinya Dibawah Rp 3 Juta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel