Usamah Jokower Tuduh Prabowo Tinju Meja Di Depan Ulama, Ustadz DHL: Itu Ilusi

Kamis, 20 Desember 2018

Faktakini.com, Jakarta - Pendukung berat Jokowi, Usamah Hisyam menurunkan tulisan di situs muslimobsession yang isinya menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meninju meja di depan ulama dalam forum Dewan Penasihat 212 lantaran keislamannya dipertanyakan. PA 212 pun membantah keras klaim Usamah.

"Tidak melihat serta tidak ada dengar dari siapa pun atas hal tersebut. Hanya ilusi Usamah saja mungkin," kata Kadiv Hukum PA 212 Ustadz Damai Hari Lubis saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (19/12/2018).

Ustadz Damai atau yang sering pula dipanggil DHL itu balik bertanya-tanya kepada Usamah terkait tulisan tersebut. Menurut Ustadz DHL, ada kepentingan pribadi yang coba diperjuangkan Usamah.

"Atau sebagai salah satunya dari banyak alasan kepentingan pribadi, untuk pembenaran dirinya terhadap berbagai agenda (yang sebenar-benarnya beliau pastinya lebih tahu ) yang sudah nampak saat ini," kata dia.

"Yakni fakta melalui berbagai media atau berita, bahwasanya dirinya telah menyeberang ke kubu lain atau sebagai argumentasi saja atau latar belakang dari dirinya tentang alasan meninggalkan pilihan presiden dan wapres hasil rekomendasi Ijtimak ke-1 dan ke-2 dari para ulama," tegas Ustadz DHL.

Baca juga: Usamah Hisyam: Keislaman Dipertanyakan, Prabowo Tinju Meja di Depan Ulama

Tulisan Usamah--yang juga Ketum Parmusi--yang dimuat di situs muslimobsession tersebut diviralkan sejumlah pihak di media sosial seperti Twitter. Redaksi detikcom telah meminta konfirmasi Usamah mengenai tulisan tersebut dan Usamah menyatakan tulisan itu memang miliknya. Tulisan tersebut diberi judul 'Prabowo Marah Meninju Meja, Para Ulama Terperangah'. Dalam tulisan tersebut, Usamah juga menjelaskan alasannya mundur dari PA 212. Namun, perihal Prabowo meninju meja ditegaskannya bukan alasan utamanya mundur dari PA 212.

Sumber: Detik

0 Response to "Usamah Jokower Tuduh Prabowo Tinju Meja Di Depan Ulama, Ustadz DHL: Itu Ilusi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel