Sama-Sama Akui Menyebar Hoax, Ratna Dipenjara, La Nyalla Aman?

Ahad, 16 Desember 2018

Faktakini.com, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menilai persoalan La Nyalla Mattalitti sudah selesai setelah yang bersangkutan mengakui bahwa dialah penyebar isu "Jokowi PKI" di Madura dan Jawa Timur. Erick mengungkap, pengakuan itu dia anggap sebagai permintaan maaf yang tulus.

La Nyalla mengakui sebagai penyebar hoaks "Jokowi PKI" di saat bertemu calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, beberapa hari lalu.

1. Erick Thohir: minta maafnya sudah ikhlas, artinya selesai

Saat ditanya apakah TKN akan mengambil langkah hukum, Erick menyampaikan bahwa La Nyalla sebelumnya sudah meminta maaf kepada Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Dengan demikian, TKN tidak mempermasalahkan hal itu lagi.

"Minta maafnya ikhlas dan langsung pada yang disakiti. Kondisinya antara yang disakiti dan yang bersalah meminta maaf. Artinya kan selesai," terang Erick di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

2. Erick sebut pengakuan La Nyalla membuktikan isu hoaks masih banyak disebarkan

Lalu, Erick pun memuji keberanian La Nyalla yang mengakui perbuatannya tersebut. Erick mengatakan, dari pernyataan La Nyalla itu, sudah terbukti bahwa masih banyak isu-isu hoaks yang disebarkan di tahun politik ini.

"Berarti apa artinya, yang dilakukan hari ini banyak yang hoaks. Dia ngaku semua, mengakui itu dan meminta maaf dengan ikhlas, karena minta maafnya langsung pada cawapres dan capres yang disakiti," ujar Erick.

3. Pengaku La Nyalla dianggap memberi tahu fakta kepada masyarakat

Erick menambahkan, ia menghormati apa yang telah disampaikan oleh La Nyalla. Dari situlah, kata dia, terbukti bahwa isu Jokowi PKI dan keturunan Tionghoa tidak benar.

"Ini penting sekali bahwa kita bersama memberikan fakta yang benar pada masyarakat. Kasian, rakyat jangan terus dibohongin," ucapnya.

4. Hasto harap tidak ada lagi isu-isu fitnah untuk menjatuhkan lawan

Sementara, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berharap tidak ada lagi isu-isu hoaks dan fitnah yang disebar untuk menjatuhkan pihak-pihak lain. Menurutnya, pemilu kali ini harus berjalan sesuai adab.

"Dengan apa yang dilakukan oleh La Nyalla itu kita berharap tidak ada lagi fitnah. Toh Pak La Nyalla akhirnya mendukung Pak Jokowi, setelah bertemu," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

5. Sebelum dukung Jokowi, La Nyalla mengakui jadi dalang penyebar isu yang menyudutkan Presiden Jokowi

Dok.IDN Times/Istimewa
Sebelumnya, usai mengunjungi Ma'ruf, La Nyalla mengaku dialah yang menyebarkan isu "Jokowi PKI dan China". Ia kemudian mengklaim telah meminta maaf kepada Jokowi. Kini La Nyalla memutuskan untuk mendukung Jokowi.

"Saya kan sudah pernah ngomong. Pertama kali saya begitu mau mendukung Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf. Bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI. Saya yang fitnah Pak Jokowi Kristen, China," kata La Nyalla.

Selain itu, dia juga mengakui dia turut menyebarkan tabloid Obor Rakyat di wilayah Jawa Timur dan Madura yang marak di Pilpres 2014 lalu. Dari majalah yang terbit pertama kali pada Mei 2014 tersebut, kemudian muncul isu Jokowi sebagai keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing.

"Akhirnya saya datang ke beliau dan sampaikan, saya mau minta maaf tiga kali. Alhamdullilah dimaafkan, ya sudah," jelasnya.

Sumber:
 https://www.idntimes.com/news/indonesia/teatrika/la-nyalla-akui-sebar-isu-pki-erick-thohir-masalah-selesai

0 Response to "Sama-Sama Akui Menyebar Hoax, Ratna Dipenjara, La Nyalla Aman? "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel