Pemerintah Gagal, Penyandang Disabilitas Curhat Lapangan Pekerjaan ke Sandiaga Uno

Sabtu, 8 Desember 2018

Faktakini.com, Jakarta - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berdialog dengan penyandang disabilitas, Laode Kosim saat mendatangi job fair di Jakarta Selatan. Laode mempertanyakan hak difabel bekerja di kantor pemerintahan dan swasta.

Kegiatan ini berlangsung di Mall Metro Cipulir, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018). Menurut Laode, semestinya pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD wajib mempekerjakan penyandang disabilitas sebanyak 2 persen dari total karyawan, dan 1 persen dari total karyawan di perusahaan swasta.

Baca juga: Janji Prabowo untuk Difabel: Kesetaraan Pendidikan hingga Ekonomi

"Ada aturan saya pernah baca 1 persen itu dalam perusahaan itu minimal satu orang disabilitas di situ," ujar Laode berdasarkan keterangan tertulis dari BPN Prabowo-Sandi.

Sandi mengaku kagum terhadap Laode. Sandi menyayangkan pemerintah yang dinilainya belum fokus soal lapangan pekerjaan bagi difabel.

"Karena pendidikannya sudah dapat seharusnya udah ada jaminan mendapat pekerjaan karena undang-undang menjamin 1 persen perusahaan untuk disabilitas," kata Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperjuangkan hak pekerjaan bagi penyandang disabilitas. "DPR seharusnya perjuangkan, hadirkan peraturan pemerintahannya untuk memastikan. Undang-undang ada, tapi peraturan pemerintahnya tidak ada," ujar Sandi.

Foto: Sandi
Cawapres Sandiaga Uno dicurhati penyandang disabilitas

Sumber: Detik

0 Response to "Pemerintah Gagal, Penyandang Disabilitas Curhat Lapangan Pekerjaan ke Sandiaga Uno"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel