PSI Anti Syariat Islam, Wakil Rois Syuriah PCNU Pasuruan: Waspada! Ini Ular Baru Mendesis

Jum'at, 16 November

Fakyakini.com, Pasuruan - Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan Habib Abubakar Assegaf memberi tanggapan terkait video Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI dimana Grace Natalie ketua umum PSI mengungkapkan bahwa partainya jika masuk parlemen akan menolak Perda Syariah dan Perda Injil. Habib Abubakar Assegaf merasa tidak terkejut dengan pernyataan Ketua Umum PSI tersebut.

“Saya tidak merasa terkejut jika PSI menolak perda-perda yang berbau agama, justru saya merasa umat islam harus berterimakasih kepata Ketum PSI yang telah terang-terangan membuka identitas partainya sebagai partai ideologis anti agama.” ungkap Habib Abubakar Assegaf saat ditemui di kediamnya setelah menerima kunjungan Kapolresta Pasuruan yang baru bersama rombongan.

Habib Abubakar mengingatkan kepada umat islam agar tidak salah dalam menyumbangkan suaranya kepada partai-partai yang tidak berpihak kepada umat islam pada saat pemilihan umum nanti. Habib Abubakar juga mengibaratkan PSI seperti ular yang baru mendesis dan ketika kepalanya sudah mendongak maka harus segera ditebas agar tidak mematuk.

Selanjutnya salah satu ulama berpengaruh di Pasuruan ini mengungkapkan akan berkoordinasi dengan para ulama di Pasuruan untuk mengarahkan umat agar tidak memilih partai yang tidak bersahabat dengan islam.

“saya akan berkoordinasi dengan para masyayikh dan ulama, (untuk) mengarahkan umat agar tidak terjebak dalam memilih partai-partai politik yang tidak bersahabat dengan islam”. Ujar Habib Abubakar Assegaf.

Diketahui sebelumnya video ketua umum PSI Grace Natalie dengan judul  Muda Menangkan Indonesia diacara Festival11 dalam rangka memperingati ulang tahun ke-empat Partai Solidaritas Indonesia pada tanggal 13 November 2018 sempat viral di dunia maya dan menjadi perdebatan para warganet.

Sumber: wartabromo.com

0 Response to "PSI Anti Syariat Islam, Wakil Rois Syuriah PCNU Pasuruan: Waspada! Ini Ular Baru Mendesis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel