Suara Adzan Memilukan Relawan HILMI - FPI Di Balaroa Saat Makamkan Korban Gempa

Rabu, 3 Oktober 2018

Faktakini.com, Palu - Hati siapa yang tak teriris, dan mata siapa yang tak mengeluarkan air mata melihat betapa kerasnya upaya yang dilakukan oleh Relawan HILMI - FPI di lokasi gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, banyak mayat korban gempa yang bergelimpangan, tak terurus sudah selama tiga hari lebih.

Namun pada hari Selasa 2 Oktober 2018 sekitar pukul 22.30 WITA, sebagaimana dilaporkan oleh Kontributor Faktakini.com , Relawan HILMI - FPI kemudian datang untuk mengurus jenazah-jenazah tersebut.

Jenazah-jenazah umat Islam yang masih memiliki hak untuk diperlakukan dengan layak itu kemudian dibawa ke pemakaman untuk dikuburkan oleh Relawan HILMI - FPI.

Dengan menggunakan Ambulans yang dipinjamkan oleh salah satu Masjid setempat, di tengah kesunyian malam para Relawan HILMI - FPI menembus jalan-jalan rusak akibat gempa menuju pemakaman.

Setelah tiba dan kuburan digali, jenazah para korban diturunkan ke dalam kubur. Kemudian jenazah-jenazah itu diadzani oleh para Relawan HILMI - FPI, didoakan dan dimakamkan.

Sungguh suatu pemandangan yang memilukan, terutama saat para Relawan HILMI - FPI melantunkan Adzan untuk para Jenazah, dan mendoakan para korban gempa bumi dan tsunami di Palu yang sekarang mereka urus itu.

Namun alhamduliah, dengan kekuatan iman dan keikhlasan hati untuk membantu sesama, para Relawan HILMI - FPI sanggup untuk melakukan itu semua.

Semoga Allah tempatkan para korban gempa bumi dan tsunami di Balaroa Palu ini di tempat yang paling mulia.

Dan untuk para Relawan HILMI - FPI, semoga kerja keras mereka dalam menolong sesama dan menguburkan jenazah-jenazah ini menjadi amal ibadah dan meraih keridhoan Allah SWT.

Foto:  Relawan HILMI - FPI saat mengadzani Jenazah para korban gempa bumi di Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018)

0 Response to "Suara Adzan Memilukan Relawan HILMI - FPI Di Balaroa Saat Makamkan Korban Gempa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel