Perbandingan Calon Presiden Dan Wakilnya Dengan Pertimbangan Syar'i

Ahad, 21 Oktober 2018

Faktakini.com

Bismillaah.....

المقابلة فى السلطانيةوالوزيريةبميزان الشرعية

PERBANDINGAN CALON PRESIDEN DAN WAKILNYA DENGAN PERTIMBANGAN SAR'I

سلطانية & وزير  (Capres dan cawapres)

Capres Cawapres di 2019 mendatang :

1. Calon pertama (Jokowi & Ma'ruf amin) Dengan nomor urut (1)

2. Calon kedua (Prabowo & Sandiaga uno)
Dengan nomor urut (2)

Sebagai seorang muslim yang akan ta'at dan patuh terhadap aturan allah dan rasulnya tentu akan mempertimbangkan bagaimana cara menentukan pilihan dalam pemilihan calon pemimpin / Capres cawapres sesuai perintah agama.

Sebagaimana yang kita tau tentang sifat manusia yang tentu ada sisi baik (مصالح) dan ada sisi buruknya (مفاسد), terlebih untuk sosok seorang calon pemimpin / Capres cawapres yang tidak kita ketahui bagaimana latar belakangnya, bahkan tidak sedikit dari kita yang tidak mengenalnya.

Maka dengan ini mempertimbangkan sebagai berikut :

1. Capres cawapres pertama dengan nomor urut 1 pasangan Jokowi - maruf amin :

a. (مفاسد ) Pandangan Dalam sisi keburukannya.

- Sisi kepribadian (من حيث الذات)
- Sisi partai pengusung/koalisi ( من حيث المكان)

"Sisi kepribadian capres NO 1 :

Berarti yang berhubungan dengan pribadi presiden ( المتعلق بذات السلطان)

contoh :

Ketidak tegasan seorang pemimpin/jokowi dalam memimpin negri ini membuat jutaan umat islam dari berbagai suku dan daerah harus tumpah ruah turun kejalan, semata hanya menginginkan keadilan, agar hukum di NKRI ini ditegakan seadil adilnya sa'at terjadi penistaan agama oleh ahok beberapa tahun lalu.

Selain daripada itu, berbagai kegaduhan diera rezim ini dipertontonkan, seperti kriminalisasi ulama, disahkannya Islam Nusantara, sertifikasi kutbah dan ceramah, di apresiasinya LGBT oleh menteri agama (lukman hakim), dan masih banyak lagi kegaduhan kegaduhan lainnya serta terpuruknya ekonomi, dan janji janji jokowi beberapa tahun lalu saat kampanye, yang sampai saat ini belum terlaksanakan.

"Sisi partai partai koalisi/pengusung capres NO 1 :

Berarti yang berhubungan dengan partai pendukung ( المتعلق بمكانه)
Yaitu :

- PDIP
- GOLKAR
- PPP
- PKB
- NASDEM
- PERINDO
- PSI

Sebagaimana kita ketahui, partai partai ini telah tergabung dalam koalisi para pendukung disahkannya perpu yang saat itu tidak sedikit dari kalangan ulama dan habaib serta umat islam lainnya yang menolak disahkannya perpu tersebut, bahkan salah satu kader PDIP Ribka Tjiptaning pernah membuat buku yang berjudul " AKU BANGGA JADI ANAK PKI" hingga sampai saat ini masih aktif dalam partai tersebut dengan keadaan aman aman saja.

b. (مصالح) Pandangan Dalam sisi kebaikannya :

- Sisi kepribadian (من حيث الذات)
- Sisi partai pengusung/koalisi ( من حيث المكان

Sungguhpun ada, pandangan Dalam sisi baiknya, maka :
القاعدة الاولى

Mari kita perhatikan apa yang telah di sampaikan oleh Al-imam Assuyuthi didalam kitab Al-Asybah
Wannadzoir :
درء المفاسد اولى من جلب المصالح

"Artinya:
(Menolak) kerusakan
lebih utama daripada
(Menarik) kebaikan.

MENOLAK - Berarti dengan cara tidak
memilihnya.

MENARIK - Berarti dengan cara
memilihnya.

BERARTI :

Kerusakan atau keburukan dari sosok Capres dgn nomor urut (1) beserta partai pengusungnya/koalisinya yang menimbulkan berbagai kegaduhan  menentukan sikap untuk tidak memilihnya lagi sebagai capres di 2019 mendatang.

PANDANGAN :

Lalu bagaimana pandangan dan sikap kita untuk figur seorang ulama yang justru menjadi Cawapres jokowi (kh.maruf amin).
القاعدة الثانية

Mari kita perhatikan yang telah disampaikan Syaikh nawawi Albantany didalam kitab tafsir munir juz dua :

كل ماادى إلى شرفهوشروان خيرا

"Artinya:
Setiap perkara yang
menimbulkan kerusakan
(Mafasid) Maka itu
hukumnya rusak/buruk
(Jelek) sekalipun itu baik.

Sosok kh.maruf amin yang memiliki figur ulama sekaligus calon wakil presiden di 2019 mendatang, tidak memiliki kendali penuh / hanya sebagai wakil saja atau wasilah dari Capres, yaitu jokowi. Sebagaimana telah kita jelaskan di atas dalam menimbang sosok Capres dan para pengusungnya, yang hasilnya lebih banyak dari sisi buruknya / mafasid.

SIKAP :

Sebagai seorang muslim yang baik, tentu kita harus menghormati figur ulama dimanapun berada dan siapapun orangnya, mencintainya serta menjaganya.

Sebagaimana ayat allah dalam surat Attaubat ayat 71 yang berbunyi :

والمؤمنون والمؤمنات اولياء بعض يأمرون
بالمعروف وينهون عن المنكر ويقيمون
الصلاة (التوبة)
"Artinya :
Dan orang-orang mu’min laki-
laki dan perempuan harus
saling mengasihi satu sama
lain dengan cara Amar
ma’ruf Nahy munkar.

Dan didalam kitab Fathul mubin telah disampaikan oleh ibnu hajar :

حق الصديق ان ينصح صديقه ويهديه
الى مصالح آخرته وينقذه من مضارها

"Artinya:
Haknya teman harus
menasihati temannya dan
menunjukan kejalan
akhiratnya juga
menyelamatkannya dari segala
yang membahayakan
akhiratnya.

Oleh sebab itu, sebagai seorang muslim yang menghormati dan mencintai ulama seperti sosok kh.maruf amin yang akan jadi cawapres jokowi, sebagaimana kita fahami saat ini beliau sedang berada didalam lingkaran mafasid seperti yang telah dijelaskan diatas, maka harus kita sayangi dengan tidak membiarkannya larut terlalu lama didalam mafasid tersebut. Dan atau dengan tidak memilihnya sebagai cawapres, dalam artian jangan biarkan pasangan Capres cawapres dengan nomor urut (1) unggul.

2. Capres Cawapres kedua dengan nomor urut 2 pasangan Prabowo - Sandiaga uno :

a. (مفاس ) Pandangan Dalam sisi keburukannya.

- Sisi kepribadian (من حيث الذات)
- Sisi partai pengusung/koalisi ( من حيث المكان

"Sisi kepribadian capres NO 2 :

Berarti yang berhubungan dengan pribadi presiden ( المتعلق بذات السلطان)

Sosok Prabowo subianto yang beberapa tahun lalu juga mencalonkan diri sebagai presiden, namun tak kunjung unnggul,
Entah memang kalah dalam perhitungan suara yang diperoleh, atau memang ada kesalahan lain, baik dari sosok prabowonya sendiri atau memang dari tim suksesnya pada saat itu, wallaohualam.

Yang jelas, mafasid yang pernah dilakukan Prabowo / Capres dengan nomor urut (2) belum akan berdampak fatal hingga sampai menyakiti hati jutaan umat islam seindonesia.

"Sisi partai partai koalisi/pengusung capres NO 2 :

Berarti yang berhubungan dengan partai pendukung ( المتعلق بمكانه)
Yaitu :

- GERINDRA
- PAN
- PKS
- DEMOKRAT
- PBB

Partai partai ini yang telah tergabung dalam koalisi dan ikut serta dalam penolakan tentang disahkannya perpu yang saat itu sebagian besar ulama, habaib dan umat islam lainnya menolaknya, bahkan PKS yang sampai saat ini di isukan ditunggangi HTI, dengan isu konyolnya yaitu didirikannya khilafah di NKRI.

Hingga pada akhirnya, prihal nama/istilah khilafah ini, jadi sesuatu yang dianggap menakutkan bahkan menjijikan di mata masyarakat di NKRI tercinta ini.
Tentu hal ini sangat menyakiti umat islam.

b. (مصالح) Pandangan Dalam sisi kebaikan:

- Sisi kepribadian (من حيث الذات)
- Sisi partai pengusung/koalisi ( من حيث المكان

Terlepas dari sisi kebaikan capres dengan nomor urut 2 / prabowo, seperti keberanian Prabowo dalam menghadiri serta menanda Tangani perjanjian yang tertuang dalam 17 Poin fakta Integritas Prabowo dan Ijtima Ulama II di Jakarta, pada hari minggu16 September 2018 lalu.

Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas yang disodorkan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dalam agenda Ijtima Ulama II yang berlangsung di Gran Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1045 secara murni dan konsekuen.

2. Siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang hidup di tengah masyarakat. Siap menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari rongrongan gaya hidup serta paham-paham merusak yang bertentangan dengan kesusilaan dan norma-norma yang berlaku lainnya di tengah masyarakat Indonesia.

3. Berpihak pada kepentingan rakyat dalam setiap proses pengambilan kebijakan dengan memperhatikan prinsip representasi, proporsionalitas, keadilan, dan kebersamaan.

4. Memperhatikan kebutuhan dan kepentingan umum beragama, baik umat Islam, maupun umat agama-agama lain yang diakui Pemerintah Indonesia untuk menjaga persatuan nasional.

5. Sanggup menjaga dan mengelola Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan Ummat Islam), secara adil untuk menciptakan ketenteraman dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

6. Menjaga kekayaan alam nasional untuk kepentingan sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia.

7. Menjaga keutuhan wilayah NKRI dari ancaman separatisme dan imperialisme.

8. Mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina di berbagai panggung diplomatik dunia sesuai dengan semangat dan amanat Pembukaan UUD 1945.

9. Siap menjaga amanat TAP MPRS No. 25/1966 untuk menjaga NKRI dari ancaman komunisme serta paham-paham yang bisa melemahkan bangsa dan negara lainnya.

10. Siap menjaga agama-agama yang diakui Pemerintah Indonesia dari tindakan penodaan, penghinaan, penistaaan serta tindakan-tindakan lain yang bisa memancing munculnya ketersinggungan atau terjadinya konflik melalui tindakan penegakkan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

11. Siap melanjutkan perjuangan reformasi untuk menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu kepada segenap warga negara.

12. Siap menjamin hak berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat secara lisan dan tulisan.

13. Siap menjamin kehidupan yang layak bagi setiap warga negara untuk dapat mewujudkan kedaulatan pangan, ketersediaan sandang dan papan.

14. Siap menyediakan anggaran yang memprioritaskan pendidikan umum dan pendidikan agama secara proporsional.

15. Menyediakan alokasi anggaran yang memadai untuk penyelenggaraan kesehatan rakyat dan menjaga kelayakan pelayanan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta.

16. Siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan Presiden untuk melakukan proses rehabilitasi, menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia, serta memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411, 212 dan 313 yang pernah/sedang menjalani proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan makar yang pernah tersangkakan. Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh yang mengalami penzaliman.

17. Menghormati posisi ulama dan bersedia untuk mempertimbangkan pendapat para ulama dan pemuka agama lainnya dalam memecahkan masalah yang menyangkut kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penandatanganan dilakukan antara Prabowo Subianto dan Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak. Hadir pula dalam penandatanganan, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon.

KESIMPULAN :

Dari kedua calon Capres - Cawapres di atas.

1. Jokowi -  maruf amin dengan nomor urut (1)
2. Prabowo -  Sandiaga uno dengan nomor urut (2)

Menimbang,
اذا تعارض مفسدتان رعي اعظمهما
بارتكاب اخفهما ضررا

Al-imam Assuyuthi didalam kitab Al-Asybah Wannadzoir yang artinya:

Ketika terjadi perselisihan
antara dua kerusaka / keburukan (Mafsadat) maka harus mengedepankan yang lebih besar mafsadatnya dengan cara memilih yang lebih ringan madharatnya.

Maka pilihan terbaik dari yang terburuk jatuh kepada capres - cawapres dengan nomor urut (2) yaitu pasangan Prabowo dan Sandiaga uno.

Banten 18 oktober 2018.

Silahkan disebar, niatan hanya karena allah.

0 Response to "Perbandingan Calon Presiden Dan Wakilnya Dengan Pertimbangan Syar'i"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel