Dipecat Prabowo Karena Sebar Hoax, Ratna Sarumpaet Ditawari Masuk Barisan Jokowi

Jum'at, 5 Oktober 3018

Faktakini.com, Jakarta - Klompok relawan Jokowi dari Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menaruh empati kepada Ratna Sarumpaet yang dipecat dari jajaran tim pemenangan pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto/Sandiaga Uno. Ketua Almisbat Sumut Sahat Simatupang bahkan mengajak pegiat seni dan aktifis tersebut untuk masuk dalam barisan relawan Jokowi.

"Tentu jadi kejutan besar untuk relawan Jokowi. Saya mengajak Ratna bergabung dengan Almisbat," kata Sahat kepada RMOLSumut.com, Kamis (4/10).

Sahat mengaku sudah berusaha menghubungi Ratna. Namun Ratna belum merespon ajakan bergabung ke Almisbat.

"Kenapa saya berempati kepada Ratna karena bagi saya Ratna adalah korban perintah politik. Saya yakin Ratna sedang dimanfaatkan seseorang dan yang pasti bukan Jokowi apalagi KH.Ma'ruf Amin karena bukan sifat keduanya," ujarnya.

Menurut Sahat, Ratna sudah memberikan kontribusi besar menaikkan elektabilitas Prabowo - Sandiaga Uno. Karenanya ia yakin jika Ratna bersedia bergabung dengan relawan Jokowi - KH Ma'ruf Amin, maka hal ini akan berdampak besar.

Namun, polanya akan berbeda dimana Ratna akan diajak untuk berkampanye menciptakan suasana lebih sejuk.

Sumber: Rmol
[09:38, 10/5/2018] +62 857-2052-8695: Sandiaga: Isu Ratna Sarumpaet Buat Kita Lupa Dolar Tembus Rp15 Ribu

Jum'at, 5 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan sandiwara aktivis Ratna Sarumpaet benar-benar menyedot perhatian publik. Menuru dia, karena ramainya pemneritaan Ratna, masyarakat sampai lupa kalau ekonomi Indonesia terus melemah karena nilai rupiah tembus Rp15.000 per dolar Amerika.

"Selagi ramai 3 Oktober kemarin kita sampai lupa dolar tembus Rp15.000," kata Sandi di Al Jazeera, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 4 Oktober 2018

Sandi memutuskan untuk tetap fokus pada isu-isu ekonomi dalam kampanye untuk Pilpres 2019. Beberapa persoalan seperti pembukaan lapangan kerja, menguatkan rupiah sehingga menurunkan harga bahan pokok menjadi fokus utamanya.

Dengan melemahnya Rupiah ini maka yang harus dipersiapkan adalah kemungkinan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok.

"Ini tiga atau empat hari ini kita banyak meributkan hal hal yang tidak esensi dalam kampanye kita yang menyinggung isu utama yaitu sekarang kenaikan bahan pokok sepertinya sudah menjadi hal yang harus dipersiapkan rupiah sudah menembus ke angka psikologis 15.000 itu harusnya yang jadi fokus kita," ujarnya

Sandi juga meminta kepada Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandi agar tidak terbawa dengan isu yang tidak berkaitan dengan ekonomi.

"Kembali saya harapkan ritme dan kinerja dari BPN kembali kepada fokus utama, kembali ke laptop, kita di ekonomi, lapangan pekerjaan, dan harga bahan pokok," lanjut eks Wakil Gubernur DKI Itu.

Terkait kemungkinan kubu Prabowo-Sandi akan melaporkan Ratna ke pihak kepolisian atau tidak, Sandi menyerahkan ke tim hukum Koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Tim hukum lakukan pembahasan internal karena kami komitmen anti hoax. Tapi, Pak prabowo semalam sampaikan tekanan untuk Ratna sudah begitu besar, Pak Prabowo bilang harus ada empati, hukuman datang dengan sendirinya," ujarnya.

Sumber: viva

1 Response to "Dipecat Prabowo Karena Sebar Hoax, Ratna Sarumpaet Ditawari Masuk Barisan Jokowi"

  1. Sahat itu siapa yh? Baru denger ditim kampanye namanya sahat

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel