Berkat Penjagaan Wali, Sesaat Sebelum Gempa Dan Tsunami Di Palu

Senin, 1 Oktober 2018

Faktakini.com

SESAAT SEBELUM GEMPA DAN TSUNAMI MELANDA KOTA PALU

Habib Sayyid Seggaf bin Muhammad bin Idrus bin Salim Aljufri (Ketua Yayasan Alkhairaat): Di awal Jumat itu memerintahkan para asatidz (guru-guru) dan santri-santri Alkhairaat cabang pesisir Pantai Palu Barat, untuk mengikuti dzikir bersama yang diadakan di Pondok Pesantren Alkhairaat Pusat, jl. SIS Aljufri.

Dan tidak mengizinkan mereka kembali ke pondok cabang yg di pesisir itu kecuali saat dzikir bersama telah selesai. Karena beliau (Habib Saqqaf) melihat kakek beliau nampak, al Habib ‘Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) dalam dzikir tersebut memberikan isyarat agar asatidz dan para santri tidak kembali ke Pondok Pesantren Alkhairaat, Cabang Palu Barat.

“Qaddarallah,” selesai dzikir, pukul 17.20 bagian timur Indonesia, merasakan gempa cukup dahsyat dan disusul oleh tsunami yang meratakan Pondok Pesantren Alkhairaat, cabang Palu Barat dan sekitarnya....Dan Pesantren Saat Itu Dlm Keadaan Kosong Dari Santri.

Berkah Penjagaan Para Wali2 Allah

————— Semoga Allah selalu memberikan penjagaan terbaik buat Guru kita Yang Mulia, Habib Sayyid Saqqaf bin Muhammad bin Idrus bin Salim Aljufri. Dan juga memberikan pertolonganNya kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di mana pun berada. Aamin Allahumma Aamin

Salam...
Man Muhammad
(Abna’ Alkhairaat)

Keterangan
Foto kiri : Habib Idrus Aljufry (Guru Tua)
Foto kanan : Habib Segaf Aljufry (Cucu dari Guru Tua)

0 Response to "Berkat Penjagaan Wali, Sesaat Sebelum Gempa Dan Tsunami Di Palu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel