Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) Menuntut Jokowi Mundur

Senin, 10 September 2018

Faktakini.com

*Audensi  oleh perwakilan gabungan ormas Islam Sumbar yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) dengan anggota DPRD Sumbar. (menuntut  mundur  Ir. H Joko  Widodo)*

Pada hari Jum’at tanggal 7 September 2018 pukul 10.30 s.d 12.00 Wib telah berlangsung kegiatan Audiensi (penyampain Aspirasi) dari gabungan ormas Islam Sumbar yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) sebanyak -+35 orang dipimpin Ketua MTKAAM Sumbar Dr Irfianda Abidin, SE, MBA di DPRD Propinsi Sumbar Jl. Khatib Sulaiman no 87 Padang.

A.  Adapun kegiatan audiensi dari FMM Sumbar  dengan juru bicara Ustadz Jell fathullah, Lc  perihal Tuntutan Mundur Presiden RI, yang diterima oleh Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumbar Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si, dari Partai PAN, dan Kabid Humas DPRD Sumbar Riswadi di Ruang Khusus I DPRD Lantai 2 Gedung DPRD Propinsi Sumbar Jalan Khatib Sulaiman No. 87. Kec. Padang Utara Kota Padang.

B. Adapun perwakilan gabungan ormas Islam Sumbar yang tergabung FMM Sumbar hadir dalam kegiatan tersebut :

1.  Dr. H. Irfianda Abidin Dt Penghulu Basa Ketua KPSI, MTKAAM,Wakil Ketua FMM Wil.Sumbar.
2. Drs. Ibnu Aqil D. Ghani Ketua Paga Nagari Sumbar, Wakil Ketua FMM Wil. Sumbar
3. Alfandi khadir Sekjend MTKAAM Sumbar
4. Aswin dt Rajo malano Kep. Suku Melayu MTKAAM Sumbar
5.  Indra Jaya dari FMM (Forum Masyarakat Minangkabau)
6. Aniffuddin dari FMM (Bukittinggi)
7. Buya Agus Salim dari FMM (Solok)
8. Abu Huda wal Ketua Majelis muahidin Sumbar
9. Bpk Munzir sekretari FMM
10. Khairul Azmi dari FPI Sumbar
11.Mirzal Amir dari FMM
12. Indra Yusriadi dari FMM
13. Sdri. Renti Samsumarini dari Bundo kanduang MTKAAM
14.Reza Irham dari KPSI (Komite penegak Syariat Islam)
15. Sdri. Nurtzali dari Pengusaha Minang
16. Ustadz. Yum dari Majelis Tazkiyah Sumbar
17. M. Adhaamil dari Kualisi masyarakat Anti hutang Luar Negeri
18. Ustadz Zulfahmi dari KPSI
19. Faishl Amir dari Majelis Mujahidin Sumbar
20. Lucky Abdul hayyi dari Relawan Bambu Runcing, Wakil Sekjen MMI Sumbar.
21. Ust Jell Fatullah , Lc ketua GNPF – Ulama Sumbar/Wakil Amir Pusat MMI
22. Jonnedi dari FPI Sumbar
23. Herman dari FPI Sumbar
24. Gusnik Adi Putra dari Tazkiyah Sumbar
25. Abu Huzeafah dari Tazkiyah Sumbar
26.  oemar Abbas dari Tazkiyah Sumbar
27. Abu Rasyid dari MMI Bukittinggi
28. Abu Rezadari MMI Bukittinggi
29. Andre dari MMI  Bukittinggi
30.Abu Iman dari PSAUN
31. Sutan Mangkuto dari MMI Sumbar.
32. Ketua MMI Sumbar Ust Kamrianto.

C. Adapun inti pembicaraan dalam kegiatan audiensi tersebut sbb :

1. Ketua MTKAAM Sumbar Dr Irfianda Abidin menyampaikan bahwa kedatangan kami hanya menyampaikan aspirasi ke wakil rakyat untuk meminta presiden RI mundur karena banyak permasalahan bangsa yg tidak dapat diselesaikan.

2. Ustadz Jell fathullah, Lc menyampaikan :

a. Kedatangan perwakilan Ormas yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau ke DPRD Sumbar adalah sebagai bentuk rasa ingin menjaga kondusifnya khususnya wilayah Sumbar dan hal ini merupakan murni pernyataan dari masyarakat minangkabau yang tidak ada kaitannya dengan unsur Politik sedikitpun, hal ini muncul atau terjadi karena adanya rasa kekuatiran melihat keadaan bangsa indonesia yang dinilai sudah mengarah tidak lagi kondusif, halini dapat dilihat dengan perkembangan situasi saat ini, yang mana kndisi tersebut menunjukan ketidak mampuan presiden RI bapak Ir. Joko Widodo dalam menangani persalan persoalan yang ada di NKRI tercinta ini.

b. Jadi berdasarkan kondisi tersebut maka kami atasa nama masyarakat Minangkabau meminta Bapak Ir.Joko Widodo untuk mundur sebagai Presiden RI secara terhormat, namun proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada DPR dan MPR RI.

3.   Khairul Azmi dari FPI Sumbar, dalam penyampainnya :

a. Sangat merasa kecewa dengan adanya tenaga asing terutama yang datang dari china sebab masih banyak anak anak indnesia yang menganggur sementaramereka juga punya sekil dan ijazah, bahkan alasan tersebut terjadi berdasarkan penyampaian Bpk Luhut Binsar Penjaitan karena indonesia kurang tenaga ahli, dalam hal ini saya nyatakan itu hanya sebagai alasan saja, sebab saa pribadi dan rekan saya sepropisi pernah bertahun tahun bekerja di USA yang hanya tamatan D3 di gaji 4000 US Dolar /Bulan sdangkan tenaga kera Cina yang tamatan S1 hanya di gaji 2500 US Dolar/Bulan begitulah perbandingan nilai kepecayaan dengan tenaga kerja Indonesia dengan china.

b. Bahkan saat ini pemerintah terkesan tidak pro ke Rakyat, contoh disaat panen raya beras eh malahan pemerintah infor beras, dan infor garam padahal kita negara maritim.

4.   Alfandi khadir Sekjend MTKAAM Sumbar, dalam penyampainya :

a. Saat ini kehidupan ekonomi bagi para Petani sangat sulit , karena Petan saatini mendapatkan pupuksangat sulit, harga beli pupuk tidak stabil dan setelah panen Ptanikesulitan ntuk mlakukan penjualan/pemasaran, hal ini sangat dirasakan oleh para petani dan tentunya sangat berpengaruh dengan kebutuhan pangan rakyat.

b. Sampa saat ini ada skitar 4000 Ha tanah Ulayat yang diserobot pemerintah di jadikan perkebunan yang ± 80% bukan punya Rakyat indonesa.

5.  Aniffuddin dari FMM (Bukittinggi),dalam penyampaiannya :

a. seharusnya Presiden saatini mengundurkan diri karena sudah secarasyah sudah mencalonkan diri sebagai  Presiden seprti yang dilakukan oleh Wakil Gubenur jakarta hal ini berdasarkan UU pemilu yang ada.

b. Polisi adalah alat negara sebagai penegak UU yang ada di NKRI, dan tidak boleh menjadi alat penguasa Politik, yang terjadi pada saat ini terkesan bahwa Polisi tidak amana dengan tugas yang dibebankan oleh NKRI dipundaknya, terkesan jauh dari berbuat adil dan jauh berbuat demi menjaga NKRI tercinta ini

6. Drs. Ibnu Aqil D. Ghani Ketua Paga Nagari Sumbar, Wakil Ketua FMM Wil. Sumbar, dalam penyampainnya :

a. Indonesia adalah negara yang Mayoritas Muslim namun dinilai saat ini, masyarakat yang mayoritas pula yang tidak merasakan kenyamanan hidp di NKRI ini tandanya adanya kesalahan dalam berdemokrasi, dan bahkan seperti tidak adanya keadilan terhadap umat Islam.

b. Kami Rakyat minang menolak Islam Nusantara dan menolak aturan penggunan alat pengeras dimasjid masjid yang ada di Sumbar, serta kami merasa tidak mau kehidupan adat istiadat minang digaduh dari orang-orang luar, minang sangat menghargai pendatang dari golongan mana pun asalkan merekatidak membuat kegaduhan di bumi minang.

7. Adapun beberapa  Poin Persoalan persoalan  yang dianggap Bapak Joko Widodo Presiden  RI  tidak mampu menyelesaikannya/menangani adalah :
a.  Melemahnya nilai tukar rupiah  hingga melewati nilai Rp. 15.000,-/US Dollar,  menunjukan pemerintah telah gagal menjaga stabilitas ekonomi Negara.
b.  Hutang luar negeri yang semakin meroket.
c. Janji kampanye Jokowi-JK tahun 2014 masih banyak yang belum terpenuhi.
d. Tidak mampu  menangani kasus kejahatan OPM di Papua.
e.   Pemerintahan Jokowi memberi ruang dan peluang   kepada asing  untuk mendominasi aset aset negara, termasuk ijin yaang diberikan utk menguasai sumber sumber agraria.
f.   Sepuluh juta lapangan kerja  belum terpenuhi  secara signifikan, namun TKA justru semakin banyak di  Indonesia sementara pengangguran anak bangsa semakin  meningkat.
g.   Kondisi kemiskinan  dan kesenjangan ekonomi  semakin  tajam.
h.  Pembangunan infrastruktur yang menimbulkan masalah dengan jumlah anggaran sangat besar  termasuk menggunakan dana pinjaman asing. Bahkan dibeberapa  daerah terjadi  kerusakan  bangunan infrastruktur yang dibangun,  sehingga   menimbulkan korban jiwa  dan kerusakan barang. Pada  kenyataanya  infrastruktur  didesa blm  menunjukkan adanya  upaya pengentasan  kemiskinan  seperti  yang diharapkan.
i.   Kenaikan harga BBM, pajak, bahan  pangan dan lain sebagainya disaat  ekonomi  rakyat yang semakin  sulit.
j.  Kenaikan tarif dasar listrik  (TDL) yang  nyata  nyata  memberatkan  rakyat.
k.   Impor  bahan  pokok, pertanian dan lain lain sementara  produk  lokal  tdk  dimaksimalkan.
l.  Lemahnya  penegakan  hukum  yang  belum mampu  mewujudkan keadilan  bagi  rakyat  Indonesia.
m. Perlindungan  terhdp  hak hak  warga  negara yg  masih tebang pilih,  seperti terjadinya  persekusi  terhdp  para  aktivis  dan  ulama, hal  ini  sangat  mencederai  demokrasi.
o.  Munculnya  gesekan  sosial  dan  kejahatan yg  semakin  mengkhawatirkan  shg masyarakat  merasa  tidak  aman.
p.   Tidak  bijak  merespon derita  anak  bangsa, seperti tdk  menjadikan  bencana  gempa  lombok berstatus  bencana  nasional  dll.
q. Kebijakan  kebijakan  yg  merugikan agama  Islam  seperti, pengesahan  agama  Yahudi  di  Indonesia LGBT, aturan  Toa  masjid  dll.     

8. Adapun tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumbar Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si menyampaikan :

a. Mengucapkan terimakasih atasapayang dilakukan oleh perwakilan Ormas yakni telah melakukan tindakan yang mengambil jalan penyampaian aspirasi secara musyawarah dengan tidak dengan melakukan aksi unjuk rasa atau dengan aksi aksi lain yang diniali dapat membutat kegaduhan.

b. Membaca tuntutan dengan dasar poin pin permasalaan yang ada dinilai ada nilai nilai kebenarannya dari pon poin tersebut, namun meminta agar data-data yangdisampaikan secara lisan terkait dngan penguasaan lahan rakyat oleh pemerintahan mohon diberikan data yang akurat dan, juga meninjau kembali UU pemilu tentang kearusan presiden RI mndur dari jabatan Jika kembalimencalonkan diri untuk priode brikutnya agar tidak mengurangi dari apa yang menjadi tuntutan aspirasi dari masyarakat.

c. Pihak DPRD Sumbar akan menyalurkan Aspiras masyarakat Sumbar yang mengatasnamakan Forum masyarakat Minangkabau, serta akan dilanjtkan kepada pimpinan DPRD Sumbar selanjtnya secara berjenjang kepemerintahan pusat.

C. Pada pkl 12.00 wib kegiatan audiensi selesai dalam keadaan aman dan tertib.*Audensi  oleh perwakilan gabungan ormas Islam Sumbar yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) dengan anggota DPRD Sumbar. (menuntut  mundur  Ir. H Joko  Widodo)*

Pada hari Jum’at tanggal 7 September 2018 pukul 10.30 s.d 12.00 Wib telah berlangsung kegiatan Audiensi (penyampain Aspirasi) dari gabungan ormas Islam Sumbar yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) sebanyak -+35 orang dipimpin Ketua MTKAAM Sumbar Dr Irfianda Abidin, SE, MBA di DPRD Propinsi Sumbar Jl. Khatib Sulaiman no 87 Padang.

A.  Adapun kegiatan audiensi dari FMM Sumbar  dengan juru bicara Ustadz Jell fathullah, Lc  perihal Tuntutan Mundur Presiden RI, yang diterima oleh Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumbar Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si, dari Partai PAN, dan Kabid Humas DPRD Sumbar Riswadi di Ruang Khusus I DPRD Lantai 2 Gedung DPRD Propinsi Sumbar Jalan Khatib Sulaiman No. 87. Kec. Padang Utara Kota Padang.

B. Adapun perwakilan gabungan ormas Islam Sumbar yang tergabung FMM Sumbar hadir dalam kegiatan tersebut :

1.  Dr. H. Irfianda Abidin Dt Penghulu Basa Ketua KPSI, MTKAAM,Wakil Ketua FMM Wil.Sumbar.
2. Drs. Ibnu Aqil D. Ghani Ketua Paga Nagari Sumbar, Wakil Ketua FMM Wil. Sumbar
3. Alfandi khadir Sekjend MTKAAM Sumbar
4. Aswin dt Rajo malano Kep. Suku Melayu MTKAAM Sumbar
5.  Indra Jaya dari FMM (Forum Masyarakat Minangkabau)
6. Aniffuddin dari FMM (Bukittinggi)
7. Buya Agus Salim dari FMM (Solok)
8. Abu Huda wal Ketua Majelis muahidin Sumbar
9. Bpk Munzir sekretari FMM
10. Khairul Azmi dari FPI Sumbar
11.Mirzal Amir dari FMM
12. Indra Yusriadi dari FMM
13. Sdri. Renti Samsumarini dari Bundo kanduang MTKAAM
14.Reza Irham dari KPSI (Komite penegak Syariat Islam)
15. Sdri. Nurtzali dari Pengusaha Minang
16. Ustadz. Yum dari Majelis Tazkiyah Sumbar
17. M. Adhaamil dari Kualisi masyarakat Anti hutang Luar Negeri
18. Ustadz Zulfahmi dari KPSI
19. Faishl Amir dari Majelis Mujahidin Sumbar
20. Lucky Abdul hayyi dari Relawan Bambu Runcing, Wakil Sekjen MMI Sumbar.
21. Ust Jell Fatullah , Lc ketua GNPF – Ulama Sumbar/Wakil Amir Pusat MMI
22. Jonnedi dari FPI Sumbar
23. Herman dari FPI Sumbar
24. Gusnik Adi Putra dari Tazkiyah Sumbar
25. Abu Huzeafah dari Tazkiyah Sumbar
26.  oemar Abbas dari Tazkiyah Sumbar
27. Abu Rasyid dari MMI Bukittinggi
28. Abu Rezadari MMI Bukittinggi
29. Andre dari MMI  Bukittinggi
30.Abu Iman dari PSAUN
31. Sutan Mangkuto dari MMI Sumbar.
32. Ketua MMI Sumbar Ust Kamrianto.

C. Adapun inti pembicaraan dalam kegiatan audiensi tersebut sbb :

1. Ketua MTKAAM Sumbar Dr Irfianda Abidin menyampaikan bahwa kedatangan kami hanya menyampaikan aspirasi ke wakil rakyat untuk meminta presiden RI mundur karena banyak permasalahan bangsa yg tidak dapat diselesaikan.

2. Ustadz Jell fathullah, Lc menyampaikan :

a. Kedatangan perwakilan Ormas yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau ke DPRD Sumbar adalah sebagai bentuk rasa ingin menjaga kondusifnya khususnya wilayah Sumbar dan hal ini merupakan murni pernyataan dari masyarakat minangkabau yang tidak ada kaitannya dengan unsur Politik sedikitpun, hal ini muncul atau terjadi karena adanya rasa kekuatiran melihat keadaan bangsa indonesia yang dinilai sudah mengarah tidak lagi kondusif, halini dapat dilihat dengan perkembangan situasi saat ini, yang mana kndisi tersebut menunjukan ketidak mampuan presiden RI bapak Ir. Joko Widodo dalam menangani persalan persoalan yang ada di NKRI tercinta ini.

b. Jadi berdasarkan kondisi tersebut maka kami atasa nama masyarakat Minangkabau meminta Bapak Ir.Joko Widodo untuk mundur sebagai Presiden RI secara terhormat, namun proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada DPR dan MPR RI.

3.   Khairul Azmi dari FPI Sumbar, dalam penyampainnya :

a. Sangat merasa kecewa dengan adanya tenaga asing terutama yang datang dari china sebab masih banyak anak anak indnesia yang menganggur sementaramereka juga punya sekil dan ijazah, bahkan alasan tersebut terjadi berdasarkan penyampaian Bpk Luhut Binsar Penjaitan karena indonesia kurang tenaga ahli, dalam hal ini saya nyatakan itu hanya sebagai alasan saja, sebab saa pribadi dan rekan saya sepropisi pernah bertahun tahun bekerja di USA yang hanya tamatan D3 di gaji 4000 US Dolar /Bulan sdangkan tenaga kera Cina yang tamatan S1 hanya di gaji 2500 US Dolar/Bulan begitulah perbandingan nilai kepecayaan dengan tenaga kerja Indonesia dengan china.

b. Bahkan saat ini pemerintah terkesan tidak pro ke Rakyat, contoh disaat panen raya beras eh malahan pemerintah infor beras, dan infor garam padahal kita negara maritim.

4.   Alfandi khadir Sekjend MTKAAM Sumbar, dalam penyampainya :

a. Saat ini kehidupan ekonomi bagi para Petani sangat sulit , karena Petan saatini mendapatkan pupuksangat sulit, harga beli pupuk tidak stabil dan setelah panen Ptanikesulitan ntuk mlakukan penjualan/pemasaran, hal ini sangat dirasakan oleh para petani dan tentunya sangat berpengaruh dengan kebutuhan pangan rakyat.

b. Sampa saat ini ada skitar 4000 Ha tanah Ulayat yang diserobot pemerintah di jadikan perkebunan yang ± 80% bukan punya Rakyat indonesa.

5.  Aniffuddin dari FMM (Bukittinggi),dalam penyampaiannya :

a. seharusnya Presiden saatini mengundurkan diri karena sudah secarasyah sudah mencalonkan diri sebagai  Presiden seprti yang dilakukan oleh Wakil Gubenur jakarta hal ini berdasarkan UU pemilu yang ada.

b. Polisi adalah alat negara sebagai penegak UU yang ada di NKRI, dan tidak boleh menjadi alat penguasa Politik, yang terjadi pada saat ini terkesan bahwa Polisi tidak amana dengan tugas yang dibebankan oleh NKRI dipundaknya, terkesan jauh dari berbuat adil dan jauh berbuat demi menjaga NKRI tercinta ini

6. Drs. Ibnu Aqil D. Ghani Ketua Paga Nagari Sumbar, Wakil Ketua FMM Wil. Sumbar, dalam penyampainnya :

a. Indonesia adalah negara yang Mayoritas Muslim namun dinilai saat ini, masyarakat yang mayoritas pula yang tidak merasakan kenyamanan hidp di NKRI ini tandanya adanya kesalahan dalam berdemokrasi, dan bahkan seperti tidak adanya keadilan terhadap umat Islam.

b. Kami Rakyat minang menolak Islam Nusantara dan menolak aturan penggunan alat pengeras dimasjid masjid yang ada di Sumbar, serta kami merasa tidak mau kehidupan adat istiadat minang digaduh dari orang-orang luar, minang sangat menghargai pendatang dari golongan mana pun asalkan merekatidak membuat kegaduhan di bumi minang.

7. Adapun beberapa  Poin Persoalan persoalan  yang dianggap Bapak Joko Widodo Presiden  RI  tidak mampu menyelesaikannya/menangani adalah :
a.  Melemahnya nilai tukar rupiah  hingga melewati nilai Rp. 15.000,-/US Dollar,  menunjukan pemerintah telah gagal menjaga stabilitas ekonomi Negara.
b.  Hutang luar negeri yang semakin meroket.
c. Janji kampanye Jokowi-JK tahun 2014 masih banyak yang belum terpenuhi.
d. Tidak mampu  menangani kasus kejahatan OPM di Papua.
e.   Pemerintahan Jokowi memberi ruang dan peluang   kepada asing  untuk mendominasi aset aset negara, termasuk ijin yaang diberikan utk menguasai sumber sumber agraria.
f.   Sepuluh juta lapangan kerja  belum terpenuhi  secara signifikan, namun TKA justru semakin banyak di  Indonesia sementara pengangguran anak bangsa semakin  meningkat.
g.   Kondisi kemiskinan  dan kesenjangan ekonomi  semakin  tajam.
h.  Pembangunan infrastruktur yang menimbulkan masalah dengan jumlah anggaran sangat besar  termasuk menggunakan dana pinjaman asing. Bahkan dibeberapa  daerah terjadi  kerusakan  bangunan infrastruktur yang dibangun,  sehingga   menimbulkan korban jiwa  dan kerusakan barang. Pada  kenyataanya  infrastruktur  didesa blm  menunjukkan adanya  upaya pengentasan  kemiskinan  seperti  yang diharapkan.
i.   Kenaikan harga BBM, pajak, bahan  pangan dan lain sebagainya disaat  ekonomi  rakyat yang semakin  sulit.
j.  Kenaikan tarif dasar listrik  (TDL) yang  nyata  nyata  memberatkan  rakyat.
k.   Impor  bahan  pokok, pertanian dan lain lain sementara  produk  lokal  tdk  dimaksimalkan.
l.  Lemahnya  penegakan  hukum  yang  belum mampu  mewujudkan keadilan  bagi  rakyat  Indonesia.
m. Perlindungan  terhdp  hak hak  warga  negara yg  masih tebang pilih,  seperti terjadinya  persekusi  terhdp  para  aktivis  dan  ulama, hal  ini  sangat  mencederai  demokrasi.
o.  Munculnya  gesekan  sosial  dan  kejahatan yg  semakin  mengkhawatirkan  shg masyarakat  merasa  tidak  aman.
p.   Tidak  bijak  merespon derita  anak  bangsa, seperti tdk  menjadikan  bencana  gempa  lombok berstatus  bencana  nasional  dll.
q. Kebijakan  kebijakan  yg  merugikan agama  Islam  seperti, pengesahan  agama  Yahudi  di  Indonesia LGBT, aturan  Toa  masjid  dll.     

8. Adapun tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumbar Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si menyampaikan :

a. Mengucapkan terimakasih atasapayang dilakukan oleh perwakilan Ormas yakni telah melakukan tindakan yang mengambil jalan penyampaian aspirasi secara musyawarah dengan tidak dengan melakukan aksi unjuk rasa atau dengan aksi aksi lain yang diniali dapat membutat kegaduhan.

b. Membaca tuntutan dengan dasar poin pin permasalaan yang ada dinilai ada nilai nilai kebenarannya dari pon poin tersebut, namun meminta agar data-data yangdisampaikan secara lisan terkait dngan penguasaan lahan rakyat oleh pemerintahan mohon diberikan data yang akurat dan, juga meninjau kembali UU pemilu tentang kearusan presiden RI mndur dari jabatan Jika kembalimencalonkan diri untuk priode brikutnya agar tidak mengurangi dari apa yang menjadi tuntutan aspirasi dari masyarakat.

c. Pihak DPRD Sumbar akan menyalurkan Aspiras masyarakat Sumbar yang mengatasnamakan Forum masyarakat Minangkabau, serta akan dilanjtkan kepada pimpinan DPRD Sumbar selanjtnya secara berjenjang kepemerintahan pusat.

C. Pada pkl 12.00 wib kegiatan audiensi selesai dalam keadaan aman dan tertib.





0 Response to "Forum Masyarakat Minangkabau (FMM Sumbar) Menuntut Jokowi Mundur "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel