Kocak! UAS Ceramah Dihalang-Halangi, Giliran UAS Ditunjuk Jadi Cawapres, Cebong: Jangan, UAS Baiknya Dakwah Saja!

Kamis, 2 Agustus 2018

Faktakini.com


NASEHAT INDAH YANG MENINA BOBOKKAN !
by Hanum Rais
“Sebaiknya ustadz Abdul Somad tetap berdakwah saja. Menjadi suluh dalam gelapnya ruangan.
Menjadi setetes embun dalam sahara. Kita memerlukan itu.”
Nasehat demikian memang terdengar indah elegan dan mulia. Saya pun mengiyakan.
Namun kemudian, saya teringat _*Snouck Horgrounje*_ seorang Belanda di jaman Hindia Belanda yg belajar agama Islam dan kemudian dikenal sebagai mata-mata kolonial.
Ia pernah menasehati para ulama, masy adat Aceh saat itu, untuk meningkatkan ketakwaan umat serta selalu mengingatkan umat pada kematian, masjid-masjid perlu didirikan dekat makam.
Terdengar mulia. Serentak membuahkan anggukan
.
Sungguh target Horgronje bukan itu. Melainkan sesungguhnya ia memiliki _*visi menjauhkan masyarakat dari masjid, karena orang-orang jadi takut ke masjid , terutama para pemudanya.*_
Horgronje tahu benar, _*masjid dan para pengunjungnya adalah kekuatan yang membahayakan bagi rejim kolonial saat itu.*_
Seruan banyak pihak agar UAS berdakwah saja dan jangan bermain politik seakan _*terdengar seperti seruan membuai Horgronje saat itu*_
.
Di saat yang begitu krusial sekarang ini, marilah kita berdoa semoga sang suluh selama ini berkenan berubah menjadi mentari.
Setetes embun di sahara bersedia menjelma jadi telaga mata air yang menyejukkan bagi bumi.
_Sekuat-kuatnya dakwah adalah dengan *quwwah, kedua baru lisan dan terakhir dan terlemah dengan qalbu*._
Jika terbuka lebar kesempatan berdakwah dengan sekuat-kuatnya cara _*yakni kekuasaan mengapa berhenti di lisan?*_
.
Marilah kita berbondong-bondong meyakinkan @ustadzabdulsomad bahwa dirinya diperlukan oleh bangsa, tidak hanya sebagai guru, pendidik, namun pemimpin bangsa.
Tarikh menorehkan cerita, _*Abu Bakar*_ maupun _*Umar bin Khattab*_ juga sebelumnya menolak jabatan yang diberikan pada mereka hingga mereka akhirnya menjadi umara panutan.
_*Keulamaan dan kepemimpinan bersanding manis*_ dalam era tersebut.
_*Sejatinya politik dan agama memang sebuah kesatuan.*_
Rasulullah pun telah menjadikan dirinya teladan sebagai pemimpin dan ulama terbaik sepanjang masa.
.
Kesempatan tidak akan datang berulang. Kehadiran UAS di tengah bangsa ini boleh jadi adalah kesempatan yang Allah berikan untuk kita.
_Mudah-mudahan Allah mengijabahi lewat dukungan seluruh elemen bangsa dan umat di Indonesia._
Wallahu a’lam biss-shhawaab
# ustadzabdulsomad #cawapres let’s make
# somadeffect everywhere !
Yg dibutuhkan Prabowo saat ini adlh _*sosok ikhlas, amanah, muda, dan populer*_.
Dia hrs bs meraih suara muda milenial, diterima NU & Muhammadiyah, dikagumi oleh Islam abangan, didengar oleh swing voters, dan _*bs menjual namanya sendiri tanpa perlu biaya branding lg.*_
Nama UAS bs menghemat ongkos kampanye.
Fanatisme otomatis akan terbentuk tanpa perlu digalang. Org akan berduyun2 daftarkan diri jadi saksi pencoblosan tanpa bayar.
Jk tau UAS datang sj warga sdh _*euphoria*_ apalagi jika mendengar ia berorasi.
Dan _*bonus terbesar dari UAS adalah ia tidak dibebani masa lalu.*_ Bukan pejabat yg mdh dikriminalisasikan catatannya dan diterima oleh semua Partai Koalisi.
Jikapun dikerjai, rakyat yg pasti akan melawan.
_*Ulama yg jd pejabat adlh hal yg ditakuti, tak heran banyak yg minta ia jd pendakwah saja.*_
Padahal salah satu penyebab pengelolaan negara rusak seperti ini krn tdk ada ulama lurus dlm Pemerintahan.
Kita perlu sosok yg berani bicara tegas bhw itu haram, itu halal.
Ulama yg tdk jadikan agama sbagai alat, tidak rakus duit, tdk pecah belah rakyat, tdk campur akidah dng tradisi demi melemahkan umat.
Kita tdk butuh ulama sahabat Israel & pro-Lib di istana milik rakyat. KERJA BERAT PS dlm mengembalikan Kedaulatan Ekonomi & Wilayah RI tidak boleh dibebani oleh ongkos politik yg menyandera geraknya.
Insya Allah _* # 2019PrabowoPresiden .*_
# 2019GantiPresiden

5 Responses to "Kocak! UAS Ceramah Dihalang-Halangi, Giliran UAS Ditunjuk Jadi Cawapres, Cebong: Jangan, UAS Baiknya Dakwah Saja!"

  1. Kenapa mereka sangat ketakutan bila agama Islam masuk ke gelanggang politik ?.

    Itu tak lain karena politik adalah arena dusta. Bila Islam masuk ke arena politik, mereka tidak lagi bebas berdusta.

    BalasHapus
  2. Kenapa mereka sangat ketakutan bila agama Islam masuk ke gelanggang politik ?.

    Itu tak lain karena politik adalah arena dusta. Bila Islam masuk ke arena politik, mereka tidak lagi bebas berdusta.

    BalasHapus
  3. Karena tidak ada agama yg mengatur masalah kehidupan berbangsa dan bernegara kecuali Islam. Mereka tidak nyaman bila Islam menguasai politik karena mereka biasa nyaman dengan yang tidak diajarkan Islam...

    BalasHapus
  4. Saatnya dakwah dlm politik kerakyatan beragama berketuhanan berprikemanusiaan dlm persatuan serta permusyawaratan & berkeadilan sosial bgi seluruh rakyat indonesia

    BalasHapus
  5. Eah.. hanum rais arep njlompromgke ustadz somad, tetapi Allah senantiasa melindung ustadz somad sehingga tidak tergelincir "ruang abu abu". Semoga Allah senantiasa melindungi dan menunjukkan jalan yang lurus kepada ustadz somad.amin.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel