Jalankan Ijtima' Ulama, Para Ulama Minta Prabowo Angkat Sandiaga Cawapres

Jum'at, 10 Agustus 2018

Faktakini.com, Jakarta - Nama Haji Sandiaga Salahuddin Uno menjadi salah satu nama yang diusulkan oleh para Ulama untuk menjadi Capres atau Cawapres pendamping Prabowo.

Hal itu tertuang dalan pernyataan Majelis Ormas Islam (MOI). Mencermati perubahan situasi dan kondisi sesuai dengan perkembangan dan partisipasi partai-partai politik terkait dengan Pilpres 2019 serta untuk menjaga marwah Ijtima’ Ulama.

Ormas-ormas Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas lslam (MOI) yang
terdiri dari 123 ormas Islam menyatakan rekomendasi Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional wajib dipenuhi. Nama Sandiaga sebagai salah satu usulan berada di point 2 butir B 6.

"Bahwa rekomendasi Ijtima’ Ulama GNPF Ulama di Jakarta, 27-29 Juli 2018 terkait Capres dan Cawapres wajib dijalankan, yaitu pasangan Prabowo Subianto dan Dr.Salim Segaf Al Jufri atau Prabowo Subianto dan Ustadz Abdul Somad, Lc, MA," kata Ketua Presidium MOI, Drs. H. Mohammad Siddik, MA, Jakarta (9/8/2018).

Ustadz Siddik menyatakan, Jika Habib Salim Segaf Al Jufri atau Ustadz Abdul Somad,  tidak dipasangkan dengan Prabowo Subianto sesuai dengan point satu, maka MOI mengusulkan beberapa alternatif.

"Pertama membentuk poros baru atau merekomendasikan Capres/Cawapres alternatif," tandasnya.

Nama-nama Capres-Cawapres alternatif tersebut, yakni Ahmad Heryawan, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo, Sandiaga S. Uno, Anis Matta.

Diketahui Angota ormas Islam tergabung dalam MOI, yakni Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Al Ittihadiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Syarikat Islam, Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, Persatuan Islam (PERSIS), Al Washliyah, BKSPPI (Badan Kerjasama Seluruh Pondok Pesantren Indonesia), Al Irsyad, Mathla’ul Anwar, dan Perti. Serta dengan dukungan dari Pengajian Polittik Islam (PPI), MIUMI, dan Ikatan Alumni Mahasiswa Islam ITB.

Jadi nama Sandiaga Uno memang sedari awal masuk sebagai salah satu nama usulan oleh para Ulama untuk menjadi Capres atau Cawapres pendamping Prabowo.

Dan apabila pasangan ini maju, insya Allah pasangan Ijtima' Ulama dan untuk pastinya umat Islam kini menunggu pengumuman dan perintah terbaru dari Imam Besar umat Islam Habib Rizieq Shihab.

1 Response to "Jalankan Ijtima' Ulama, Para Ulama Minta Prabowo Angkat Sandiaga Cawapres"

  1. Kontradiksi dgn berita ini.

    Ketua Umum Gerakan Nasional
    Pembela Fatwa Ulama Ustad Yusuf Martak menegaskan bahwa pihaknya masih konsisten untuk tetap berpegang pada rekomendasi Ijtima Ulama, meski Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden.

    "Bahwa GNPF Ulama sampai saat ini tetap pada posisi kawal hasil Ijtima Ulama. Sehingga GNPF Ulama tetap meminta agar Bapak Prabowo Subianto dengan Tulus dan Ikhlas bersedia didampingi Cawapres dari kalangan Ulama," ucapnya dalam keterangannya kepada INDOPOS, Jumat (10/8/2018) dinihari.

    Bahwa saat Ustad Abdul Somad (UAS) menolak dan Habib Salim ditolak koalisi, maka, kata Ustad Yusuf, GNPF Ulama telah menawarkan alternatif Cawapres Ulama yang telah direstui oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan tokoh sentral Ijtima Ulama, yaitu Ustad Arifin Ilham dan Aa Gymnastiar (Aa Gym).

    "Untuk itu, lanjut Ustad Yusuf Martak, diserukan kepada segenap ulama dan Umat Islam agar tetap tenang dan sabar. "Serta tetap istiqomah bersatu bersama ulama di bawah Satu Komando Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab," pungkasnya.

    Sebagaimana diketahui pada Kamis (10/8/2018) malam, tiga partai, Gerindra, PKS dan PAN telah menandatangani surat dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

    Kini umat Islam di seluruh Indobesia kenunggu maklumat terbaru Imam Besar umat Islam Habib Rizieq Shihab tentang Prabowo - Sandi.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel