Ijtima Ulama Dan Tokoh Nasional 27 - 29 Juli 2018 Di Jakarta


Sabtu, 7 Juli 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya didapat kepastian Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) akan menggelar Ijtima' Ulama dan Tokoh nasional pada akhir tanggal 27, 28 dan 29 Juli 2018 di Jakarta.

Ketua penyelenggara/penanggung jawab acara, Ustadz Yusuf Muhammad Martak mengatakan, ratusan ulama dan tokoh dari berbagai daerah akan diundang ke Jakarta untuk ikut urun rembug menyelesaikan persoalan bangsa dan negara pada Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang mengambil tema "Mengokohkan Persatuan Umat Dan Bangsa" ini.

"GNPF Ulama berinisiatif mengokohkan persatuan umat dan bangsa melalui agenda Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional yang insya Allah kita laksanakan pada bulan Juli 2018 ini," katanya di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut Ustadz Yusuf menambahkan, acara Ijtima' ini merupakan upaya untuk menjalin silaturahim antara umat Islam khusus nya di kalangan para ulama dan tokoh nasional. Selain itu, pertemuan juga akan membahas kemaslahatan bangsa dan menjaga kerukunana umat antar agama di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Persatuan dan kesatuan yang telah kita raih harus terus kita jaga, kita pertahankan dan bahkan harus kita tingkatkan," tambah Ketua Umum GNPF Ulama itu.

Ia juga berharap, melalui Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional dapat membuahkan hasil untuk keselamatan dan kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menghadapi peristiwa demokrasi pemilihan Perisiden di Tahun 2019.

"Jazakallohu khair atas partisipasi semua pihak untuk kesuksesan agenda ijtima, semoga Allah selalu menjaga ketulusan niat kita dan menurunkan pertolonganNYA kepada kita semua. Aamiin," pungkasnya.


29 Responses to "Ijtima Ulama Dan Tokoh Nasional 27 - 29 Juli 2018 Di Jakarta"

  1. Bagus semuga umat islam tambah maju dajangan mahu di bohongin pemilihan peresiden 2019 jangan mahu di sogok dengan uang harga diri jaga kalau kita salah pilih takut kita di usiris sama cina ingat komonis pki jangan sampai hidup lagi

    BalasHapus
  2. Mari viralkan ijtima 'ulama dan tokoh nasional di Jakarta 27-29 juli.untuk kemajuan NKRI menuju Baldatun Thoyyibatun wa mubaarokatun

    BalasHapus
  3. InsyaAllah sukses lancar dan mendapatkan ridho Allah subhanahuataala amin ya Robbal Alamiiin.

    BalasHapus
  4. Mudah2an sukses dan lancar, dan semua tujuan akan tercapai atas ridho Allah SWT, aamiin..

    BalasHapus
  5. Semoga menghasilkan keputusan yang menjadikan umat Islam bertambah maju disegala bidang. ...... Aamiin. !

    BalasHapus
  6. Oke siap laksanakan...tunggu ikrar habib rizieq siapa yang akan di pilih😂

    BalasHapus
  7. ayo, semangat!! fitnah pake nama islam itu halal, malah bakal masuk surga disambut 72 bidadari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, itu kata siapa mas? Tidak boleh asal ngomong begitu, Kalau emang ada hadits Nabi dicantumkan saja HR siap dengan jelas. Biar tidak menimbulkan fitnah baru trhadap Islam.

      Hapus
    2. maaf mas Elmo Tommy...Maksudnya ap bs anda perjelas...
      Terimakasih

      Hapus
    3. Hal spt inilah yg membuat fitnah muslim

      Hapus
    4. Beuhhh....masih aja kaum Jahlu mencibir. Yaa Allah semoga org seperti ini mendapat Hidayah.

      Hapus
    5. Elmo...biasa islam anus..kah..?? Non muslim kah..? Pki..? Syiah..?? Jd tdk senang berita persatuan kebersamaan...

      Hapus
  8. Semoga lancar & sukses , aamiin

    BalasHapus
  9. bang elmo jangan asal jeblak ya.
    islam itu melindungi semua ummat beragma apapun. tdk hanya muslim, bahkan semua makhluk.smg sukses dan memjadi tujukan amiiin

    BalasHapus
  10. Semoga Indonesia menjadi negeri yg Baldatun Thayyibatun wa rabbun Ghafur Aamiin

    BalasHapus
  11. Mari sesama ummat muslim bersatu utk kehormatan Islam sebagai rahmatan Lil Alamin, TDK udah saling debat, jika TDK sependapat TDK usah menyampaikan kata2 yg membuat kita ummat ini menjadi ribut, ummat di luar Islam pd ketawa ketika kita saling fitnah.

    BalasHapus
  12. Jangan lagi kita mau dibohongi utk memilih calon pemimpin, memilih pemimpin seagama itu wajib, bagi kita ummat Islam .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seagama pun perlu pertimbangan.. jangan sampai calonnya hanya Islam KTP... saat Islam, Allah SWT, Nabiullah Muhammad SAW dan Alquran di hina dan di fitnah mereka2 semua pada diam maka tidak layak dipilih..

      Hapus
  13. Islam bersatu tak dapat dikalahkan

    BalasHapus
  14. Islam bersatu tak dapat dikalahkan

    BalasHapus
  15. Jangan pilih yg merugikan agama kita

    BalasHapus
  16. Paling tidak jangan ada satupun ulama yg mau dijadikan alat utk memecah persatuan umat islam.

    BalasHapus
  17. Semoga sukses dan membuat islam di indonesia bersatu dan lebih di hargai dan di hormati

    BalasHapus
  18. Amin...
    Ikutilah ulama yg hanif & lurus karena ulama pewaris para Nabi dan Rosul.
    Kami menunggu komando Ulama

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel