Bila Ingin Memahami Islam, Bacalah Tulisan Ini Dengan Fokus Dan Sabar

Selasa, 17 Juli 2018

Faktakini.com

*Lampu Islam*💡

OLEH SOKO Sang Pengembara : *BILA INGIN MEMAHAMI ISLAM, BACALAH TULISAN DI BAWAH INI DENGAN FOKUS DAN SABAR*

*Islam atau Arab*

Tulisan ini untuk mengajak umat muslim Indonesia lebih kritis dalam memahami tentang "ISLAM dan ARAB' dengan kebudayaannya, sehingga kita tidak terperangkap dalam kesesatan pemikiran yang sempit tentang

                   *I S L A M*

1. Menjadi Muslim berbeda dengan menjadi orang Arab, maka "ISLAMISASI" jelas-jelas berbeda dengan "ARABISASI".

2. Islam itu bukan ajaran Arab, walaupun :
» Al-Qur'an berbahasa Arab,
» dan Nabi Muhammad dari kaum Arab.
Islam itu 'Jalan Hidup', 'Prinsip Hidup'  bukan keyakinan orang Arab.

3. Faktanya...
» Turunnya ajaran Islam justru 'ditentang' oleh kaum Arab di masa itu karena Islam datang mengubah
» Tradisi,
» Keyakinan,
» Kebiasaan jahiliyah orang-orang Arab.

4. Islam datang kepada kaum Arab membawa 'Tatanan yang Baru' sama sekali, baik dalam hal
» Tradisi,
» Kebiasaan,
» Akhlak,
» Hukum,
» dan juga Cara Hidup.

5. Perlu dicatat... !
Karena Al-Qur'an dan Nabi Muhammad berbahasa Arab, maka 'Bahasa Arab' juga tidak bisa dipisahkan dari 'Agama Islam' karena Kitab Sucinya adalah berbahasa Arab.

6. Juga sebuah kewajaran bahwa Agama Islam awalnya disebarkan oleh orang Arab karena memang agama Allah yang pamungkas ini berasal dari sana.

7. Mengenai tokoh-tokoh besar Agama Islam ini adalah orang Arab itu pun wajar saja, karena merekalah kaum awal yang beragama Islam.

8. Jadi bisa dikatakan :
»  Arab belum tentu Islam,
» dan Islam tidak harus Arab,
» yang jelas Islam itu pasti berdasarkan

                 "Al-Qur'an
                       dan
                As-Sunnah"

9. Juga salah besar, bila dikatakan bhw "Islamisasi sama dengan Arabisasi", lantas menolak Islamisasi dengan dalih,

"Ini Indonesia, bukan Arab"

10. Apa bedanya?
Jelas beda sekali, menjadi Arab atau bukan Arab itu adalah  'TAKDIR', sedangkan mengambil Islam atau mengabaikannya, itu adalah 'PILIHAN'

11. Islam itu ya Islam!!!
Tidak perlu ada pandangan :

   "Disana Islam Arab,
disini Islam Nusantara",

ini pandangan yang mungkin niatnya baik tetapi justru berpotensi
"MEMECAH BELAH ISLAM". Sebaiknya dihindari.

12. Islam itu ya Islam!!!
Panduannya Kitabullah dan Sunnah, Khulafaur Rasyidin dan juga Tabiin, Tabiut Tabiin, Ulama Salaf, apapun Madzhabnya.

13. Adapun menjadi Muslim, tidak berarti meninggalkan budaya lokal.
» Bila bertentangan dengan Islam tinggalkan saja...
» dan bila tidak silahkan dilanjutkan.

14. Apa standar meninggalkan dan melanjutkan budaya setelah jadi Muslim?
Ya AQIDAH, bila bertentangan dengan Aqidah, ya mutlak harus ditinggalkan.

15. Misalnya seperti budaya
» Membuka Aurat,
» Menyembah pohon,
ya harus tinggalkan.
Beda dengan
» Arsitektur,
» Aneka Makanan (halal),
ya boleh dilanjutkan.

16. Islam masuk ke Cina, arsitektur masjid mirip pagoda, boleh saja tetapi sembahyang leluhur dengan hio, ya ditinggalkan, itu contohnya.

17. Islam masuk ke Indonesia, maka batik tetap lestari, bahkan menyerap nilai Islam, boleh saja tetapi menyembah batu dan patung harus dihapuskan.

18. Dalam Islam mudah saja, selama tidak dilarang syariat, amalkan saja. Namun bila sudah ada larangan syariat, maka :

        *Islam yang harus*
            *diutamakan*

19. Maka di dalam Islam, semua produk (fisik atau non-fisik) selain Aqidah, boleh saja diadopsi termasuk teknologi juga karena termasuk "produk non-aqidah".

20. Kita mencukupkan diri pada Kitabullah dan Sunnah, itu yang terbaik.

21. Kesimpulannya...
» Belajarlah Islam,
» Kaji terus Islam, jangan berhenti,
» Taati Allah dan Rasulullah semata,
» karena kita akan kembali kepada-Nya.

22. Kesimpulan lain, jadi Muslim kamu
» gak harus pakai sorban,
» gak harus berjubah,
» yang jelas Pikiranmu, Lisanmu, Amalanmu,

   Harus ber-Azas Islam.

23. Jangan sampai terbalik,
» kamu pakai sorban,
» pakai sarung,
» mengenakan peci, jubah,
tetapi pola pikirmu dan referensimu liberal, jauh dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.

24. Lebih bagus kamu memakai
» Batik,
» Kemeja,
» Kaos,
» Celana,
lalu setiap kamu mikir, lisan, amal, semua berdalil :

                "Kitabullah
                         dan
                    Sunnah".

25. Lebih bagus lagi, kamu memakai peci, memakai sarung, mengenakan sorban, berjubah dan semua pikiran, lisan, amalmu,  azasnya Kitabullah dan Sunnah, itu.

Jadi di dalam Agama Islam

*Aqidah dan Akhlak-lah* yang harus diutamakan... bukan simbol ...

Semoga menggugah qolbu kita...

19 Responses to "Bila Ingin Memahami Islam, Bacalah Tulisan Ini Dengan Fokus Dan Sabar"

  1. Balasan
    1. Siapa nama anda juga nama penulisnya

      Hapus
  2. Sangat mencerahkan.
    Di balik pro kontra Islam Nusantara, ternyata ada tulisan bagus yg perlu diacungi jempol, karena netral dan menjadi mencerahkan ....

    BalasHapus
  3. Sangat mencerahkan.
    Di balik pro kontra Islam Nusantara, ternyata ada tulisan bagus yg perlu diacungi jempol, karena netral dan menjadi mencerahkan ....

    BalasHapus
  4. Secara sejarah memang benar dan betul sekali dan tidak bisa di pungkiri bahwa fakta sejarah islam datang dari arab ....sesungguhnya Allah maha tahu ....apa yg terjadi di bumi indonesia adalah merupakan suatu gerakan atau cara dari orang orang yg secara jelas dan pasti mereka tdk suka dengan ajaran agama islam salah satu contohnya adalah organisasi yg bernama PKI...pki memang tlah bubar di indonesia tapi idiologi atau ajarannya masih ada di sebagian warga negara ini...maka jangan heran kalo ada orang indonesia tdk suka dengan yg kearab araban...slogan yg sekarang berkembang dari pki yg dulu sekarang muncul lagi salah satu slogannya pki islam bukan arab kalo mau jadi islam tdk mesti
    mengikuti orang arab itulah yg terjadi sekarang karna dangkalnya memahami sejarah mengenai islam ...maka untuk itu kita harus berhati hati ada upaya dari mereka untuk menghilangkan sjarah yg sebenarnya dan mereka berupaya mengadu domba warga negara indonesia

    BalasHapus
  5. Yg komen gak ada namanya .ora jelas blas.

    BalasHapus
  6. Monggo silahkan tulisan anda cuman rame di medsos ,anda berhayal jika mau bermain di bumi Nusantara.

    BalasHapus
  7. Islam Nusantra adalah salah satu cara utk menghancurkan Islam, menyebut dirinya Islam Nusantara, berarti ga mengaku Nabi Muhammad SAW sebagai nabi, maka siapakah nabinya Islam nusantara .... ? ayuk kalo msh waras jawab ?

    BalasHapus
  8. subhanallah..... artikelnya sangat... jelas... dan bermakna..

    semoga bermanfaat n bisa buat instropeksi diri kita masing"

    shollualanNabi.....Muhammad....


    BalasHapus
  9. Alhamdulillah mencerahkan...

    BalasHapus
  10. Islam bukan untuk diperdebatkan dan islam bukan untuk memecah belam. Stop perdebatan dan stop perselisihan..belajar lagi biar berkah ilmunya.

    BalasHapus
  11. Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    Pertanyaan untuk nomor 7,
    Siapakah pemeluk Islam pertama kali ?
    Kenapa di sebutkan kaum Arab ?

    BalasHapus
  12. Tulisannya bagus dan betul, TAPIIIII,...ada tapinya, (dan ini yang selalu DISEMBUNYIKAN).

    YAITU SIKAP MANIPULATIF dan LICIK, yaitu mengklaim,
    PENAFSIRAN SENDIRI = QUR'AN & SUNAH.
    PENAFSIRAN SENDIRI = MANHAJ SALAF.

    Cek ! Hanya bagi yang mau berfikir KRITIS. Banyak orang 'pintar' tertipu, karena hanya baru tahu SEBUAH sudut pandang dan belum mencerna sudut pandang yang lain.

    KRITIS & JANGAN SEPERTI KATAK DLM TEMPURUNG. Look wide, if you wise and really "smart".

    BalasHapus
  13. Ini salah satu contoh AKAL2AN DANGKAL itu.

    BalasHapus
  14. Yang bilang Islam di Indonesia ga ngikut Quran dan sunah. Karena mereka memahami Islam secara harfiah & tekstual.

    BalasHapus
  15. Apapun itu bahasan tentulah atas dasar yang logis !. Mengkaitkannya dengan simbol baru itu yang tidak logis ... Semua itu biasa² saja , normatif sifatnya !!... Kajian sosiologis akan mengurai sedikit substansi masalah "sejarah islam" di indonesia..... Maka agak sedikit mengerucut ke inti masalah secara kebudayaan dengan melihat antropologinya, archeologinya ,habitat huniannya, iklimnya dan lain lain partikel dan inti masalah dengan cara berpikir pisika dan matematika atau yang kira² dipersamakan sunnatullah maka apa yang terjadi di indonesia tentang itu adalah "akultrasi budaya" ... Ketika Al Quran selesai dibangun atas firman² Alloh yang telah di sampaikan itu adalah akultrasi dari Al Hanifnya nabi Ibrahim ,"antitesa kesirikan" hingga pada kesimpulan akhir berupa mukjizat nabi Muhammad. Islamisasi vs arabisasi yaa tidak sama bung !, ya demikian adanya yang diharamkan adalah ketika anda berkaca pada cermin anda merasa mashgul akan kecantikan dan ketampanan anda dalam keadaan alfa mengingat Alloh... Itu syirik !!...

    BalasHapus
  16. Sebenarnya islam itu simpel. Wong cuma ALAT. Mau digunakan diarab, di india, si MARS.. di cina, di gua..terserah yang pake.

    Mau pake motor gaya nungging, gaya jongkok, gaya ... ya terserah yang pake.

    BARU BACA MANUAL AJA SUDAH KEMINTER. Fiii salafy.. Ya emang bener kalo orang baca manual basa cina ya kudu tahu basa cina. Alat ya alat, cina ya cina.

    Dan kalau alat itu dipake ditempat yang beda, cuacanya beda YA KUDU PINTER. Sesuaikan dengan kondisinya. Jangan mentang2 islam basa arab, trus dikit2 ente..dikit2 antum.. KAMU ITU ORANG MANA ?

    PINTER itu juga memakai alat UNTUK MENCAPAI TUJUAN. Bukan harus begini harus begitu...RIBUT SOAL ALAT.

    Kalo gitu terus...PANTES UMAT ISLAM ITU GOBLOK. Cuma ribut soal alat. GOBLOK! Kaya KELEDAI BAWA KITAB.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel