Pendeta Henderson Diduga Perkosa Rosalia Sebelum Membunuhnya Di Toilet Gereja

Sabtu, 2 Juni 2018

Faktakini.com, Jakarta - Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) meregang nyawanya di kamar mandi Gereja Sidang Roh kudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Pelaku yang tak lain merupakan ayah angkat korban, diduga melakukan pembunuhan Rosalia sebelumnya dikabarkan melarikan diri.

Rosalia atau yang akrab disapa Lin, sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah tergeletak di lantai dengan kondisi pinggang ke bawah tak menggunakan celana dan ditemukan sperma di jasadnya, Kamis (31/5/2018).

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi Tribun Medan melalui telepon seluler.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, untuk penemuan sperma benar ada pada jasad tapi belum bisa disimpulkan itu sperma siapa. Namun kuat dugaan dia diperkosa sebelum dibunuh pelaku.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan awal, benar ada sperma tapi belum tahu itu punya siapa. Kami juga masih menunggu hasil otopsi dari pihak RS Bhayangkara Medan," ujarnya.

Diduga antara korban dan pelaku ada hubungan asmara. Henderson selama ini menjadikan kedok anak angkat hanya untuk memiliki hubungan yang lebih intim dengan korban.

Setelah dilakukan pengejaran terhadap pelaku, Personel Polres Deliserdang dan Polda berhasil mengamankan Pdt Henderson Sembiring Kembaren, warga dusun VI Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang di Harjosari Pancurbatu tanpa perlawanan.

Saat Tribun Medan mencoba mengkonfirmasi terkait penangkapan pelaku, Kabid Humas Polda Sumut membenarkan keberhasilan polisi menangkap pelaku.

 "Setelah kami lakukan pengejaran, pelaku berhasil diamankan dan saat dilakukan Intograsi pelaku mengakui perbuatannya dan diamankan ke Polres Deli Serdang," Ujarnya.

Foto: Henderson Sembiring Kembaren

Sumber: Tribunnews


2 Responses to "Pendeta Henderson Diduga Perkosa Rosalia Sebelum Membunuhnya Di Toilet Gereja"

  1. Ayah angkat?
    Pendeta?
    Astaghfirullahaladziiim..

    BalasHapus
  2. Di tutup-tutupi krn bukan ISLAM, coba guru ngaji.... Uuuhhhh mgkn seminggu ga selesai² pemberitaan media

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel