Ketua PBNU Serahkan Langsung Kartu Anggota NU Untuk Kang Aher Kader PKS

Rabu, 20 Juni 2018

Faktakini.com, Garut - Ada isyarat tersendiri saat Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama (Konferwil NU) Jabar ke-17 yang digelar di Pondok Pesantren Fauzan 1 Desa Sukaresmi Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut sejak Selasa-Rabu (11-12/10/2016).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj naik ke podium dan menyerahkan Kartu Anggota NU (KARTANU) kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Pemberian Kartu NU itu pun sontak membuat tepuk tangan peserta Konferwil. Pasalnya, Aher (Sapaan Akrab Ahmad Heryawan) adalah kader PKS dan Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Umat Islam (PB PUI) yang melejit menjadi Gubernur Jabar dengan usungan PKS-PAN pada Pilgub 2008 lalu. Sementara, warga NU secara afilisiasi politik lebih dekat kepada PKB, PPP, Golkar serta PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmi Faisal Zhaini angkat bicara. Pemberian Kartu NU pada Aher karena ada kesamaan tradisi keagamaan yang dilakukan Gubernur Jabar itu. Meski bukan kader NU, tak ada salahnya Ahmad Heryawan diajak menjadi anggota NU.

“Tak ada sinyal politik apapun. Misal karena akan menghadapi Pilgub Jabar 2018 atau Pilkada serentak di Jabar. NU secara kelembagaan tidak bisa dukung mendukung,” kata Helmi, Rabu (12/10/2016).

Hal ini menunjukkan betapa dekat dan harmonisnya hubungan antara NU dengan PKS. Karena itu umat Islam harus mewaspadai manuver pihak-pihak tertentu yang ingin merusak dan mengadu domba hubungan antara elemen-elemen Islam, termasuk NU dengan PKS.

Sumber: Kabarpriangan

12 Responses to "Ketua PBNU Serahkan Langsung Kartu Anggota NU Untuk Kang Aher Kader PKS"

  1. Kenapa tahun kutipan pendapat di dalam berita di tahun 2016?

    BalasHapus
  2. Biasa broh, copas berita lama untuk penggiringan opini,

    #2019kebiripks

    BalasHapus
  3. Fakta bhw sudah lama PKS dg NKRI khususnya NU adalah bagian tak terpisahkan.
    Biasa lah fren, tahun politik.... menjatuhkan partai tertentu krn pesanan

    BalasHapus
  4. Hanya upaya PKI, Syiah dan kaum Liberal utk mengadu domba dan memecah belah umat. NKRI harga mati.

    BalasHapus
  5. Loh kok tiba-tiba harus dibubarin? Hahaha

    BalasHapus
  6. Ini berita tahun 2016, mohon dibuka di google, ini sebagai pencitraan untuk tim aher memikat suara orang2 NU

    BalasHapus
  7. PKS juga banyak yang NU
    Di Jombang gudangnya NU juga banyak PKS nya. Dewannya 5 loh

    BalasHapus
  8. Mksdnya spy AHER JD CaWaPres JKW??? 🤣

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel