IPW: Polri Malu-Malu Umumkan SP3 Kasus Chat Fitnah Habib Rizieq

Senin, 11 Juni 2018

Faktakini.com, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mempertanyakan kejelas kasus chat fitnah yang disangkakan kepada Habib Rizieq Shihab (HRS)

Dia melihat sikap Polri terkesan politis karena menggantung status hukum HRS. Harusnya kata Neta, Polri tidak mesti merasa malu untuk mengumumkan penghentian perkara (SP3) jika memang tidak memiliki bukti yang kuat terhadap hukum.

“Memang belakangan ini Polri terkesan cenderung aneh, tidak transparan dan berusaha menututupi hal-hal yang sebenarnya tidak perlu ditutupi,” ujar Neta Pane dituslis (10/6).

Sebaliknya kata Neta, jika memang kasus itu masih berlanjut, Polri harus tegas menepis isu SP3 yang dibicarakan oleh publik. Sehingga status hukum menjadi transparan.

“Sikap Polri yang tertutup itu mungkin karena aparatur Polri sudah terlanjur malu. Sehingga mereka malu mengakui” ucap Neta.

Sementara sejak awal IPW melihat kasus chat palsu Habib Rizieq lemah dibawa ke ranah hukum, namun polisi tetap memaksa. Neta menilai, pemaksaan kehendak itu sama seperti dalam menangani kasus ujaran kebencian Alfian Tanjung yang dilepas pengadilan.

“Jika pun kasus Habib Rizieq Shihab dipaksakan ke pengadilan, IPW khawatir pengadilan akan membebaskannya,” tutur dia.

Sumber:

http://www.gelora.co/2018/06/bukti-tak-kuat-ipw-polri-malu-malu.html

0 Response to "IPW: Polri Malu-Malu Umumkan SP3 Kasus Chat Fitnah Habib Rizieq"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel