ERAMAS Diyakini Menang Telak, Djarot Diduga Suap Para Kades Di Asahan

Rabu, 6 Juni 2018

Faktakini.com, Jakarta - Beredar Broadcast yang cukup viral di Media Sosial, bahwa disaat kubu ERAMAS sedang bergembira ria diambang kemenangan di Pilgub Sumut 2018 karena pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (ERAMAS) sudah merajai seluruh hasil survei bahkan elektabilitasnya sudah selisih 10 persen lebih, sang rival justru dikabarkan melakukan "money politics" dengan menyuap para Kepala Desa di Asahan. Sebagai berikut BC nya:

*BREAKING NEWS*

 Sejumlah Relawan Eramas Melaporkan bahwa Djarot tertangkap tangan tengah menyuap Kades2 di Asahan,tepatnya diacara rapat ketua2 Apdesi Simpang Kawat Asahan..

saat ini tim investigasi tengah mengumpulkan bukti2 untuk diteruskan keranah hukum. DJAROT SEMPAT DILARIKAN KE KANTOR POLISI DAN BAWASLU NAMUN DILEPAS,BEBERAPA bukti TERMASUK KETERANGAN WARGA YNG MELIHAT sdh SEBAHAGIAN didapat,termasuk sobekan kertas pengikat uang dari bank berjumlah rp 10 juta rupiah beberapa lembar yang tercecer dilantai pertemuan.mohon doa agar kasus ini terbuka lebar kemata publik guna menyelamatkan Sumut dari tangan2 kotor yng dengan hasrat politik yng membabi buta


33 Responses to "ERAMAS Diyakini Menang Telak, Djarot Diduga Suap Para Kades Di Asahan"

  1. Semestinya diksh pelajaran dong biar yg lainnya pafa takut, klo dibiarkan malah menjadi bumerang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ass.wr.wt.saya Ibu Nur Intan  tki singapore sangat berterima kasih kepada Aki Soleh, berkat bantuan angka jitu yang di berikan Aki Soleh, saya bisah menang togel 4D yaitu (3058) dan alhamdulillah saya menang (359,juta)sekarang saya sudah bisah melunasi hutang-hutang saya dan menyekolahkan anak-anak saya. sekarang saya sudah bisah hidup tenang berkat bantuan Aki Soleh. bagi anda yang termasuk dalam kategori di bawah ini:
      1.di lilit hutang
      2.selalu kalah dalam bermain togel
      3.barang-barang berharga sudah habis buat judi togel
      4.hidup sehari-hari anda serba kekurangan
      5.anda sudah kemana-mana tapi belum dapat solusi yang tepat
      6.pesugihan tuyul
      7.pesugihan bank gaib
      8.pesugihan uang balik
      9.pesugihan dana gaib, dan dll
      dan anda ingin mengubah nasib melalui jalan togel seperti saya hub Aki Soleh di no; 082-313-336-747.
      atau anda bisah kunjungi blog AKI "http://angkaramalantogel.blogspot.co.id/"

      Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA) 
      No WA Aki : 082313336747

      "ATAU  BUKA    AJA  SITUS  KAMI  BIAR  LEBIH  JELAS"

      UNTUK JENIS PUTARAN; SINGAPURA, HONGKONG, MACAU, MALAYSIA, SYDNEY, TOTO MAGNUM, TAIPE, THAILAND, LAOS, CHINA, KOREA, KAMBODIA, TOTO KUDA, ARAB SAUDI,

      AKI SOLEH dengan senang hati membantu anda memperbaiki nasib anda melalui jalan togel karna angka gaib/jitu yang di berikan AKI SOLEH tidak perlu di ragukan lagi.sudah terbukti 100% akan tembus. karna saya sudah membuktikan sendiri.buat anda yang masih ragu, silahkan anda membuktikan nya sendiri.
      SALAM KOMPAK SELALU.DAN SELAMAT BUAT YANG JUPE HARI INI

      ..( `’•.¸( `‘•. ¸* ¸.•’´ )¸.•’´ ).. 
      «082-313-336-747»  
      ..( ¸. •’´( ¸.•’´ * `’•.¸ )`’•.¸ )..

      Hapus
    2. *HUKUM MENONTON ACARA KARMA ROY KIYOSHI (ANTV)*

      Tanya :
      Apa hukumnya menonton acara karma Roy Kiyoshi di ANTV?

      Jawab :
      *Roy adalah peramal.*
      Percaya pada peramal, sholatnya tidak diterima 40 hari dan termasuk Kufur pada ajaran Rasulullah SAW.

      Menonton acara tsb apalagi mempercayai isinya (ucapan si peramal) sama saja dengan mendatangi.

      مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

      “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal dan bertanya kepadanya tentang sesuatu, *maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.”*
      (HR. Muslim)

      Artinya sholatnya sah, namun tidak berpahala.

      مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

      “Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, *maka ia berarti telah kufur pada (Al Qur’an)* yang telah diturunkan pada Muhammad.” (HR. Ahmad)

      *Roy beragama Budha, dia seorang indigo, indigo pasti ditemani jin.*

      Peramal pasti dapat info berita dari syetan dari bangsa jin yang mencuri2 berita di langit lalu dibisikkan/divisikan (diperlihatkan) kepada para peramal. Lalu peramal mencampurnya dengan 100 kebohongan.

      Dari Aisyah -Radhiallahu 'anha-- diriwayatkan bahwa sebagian kaum muslimin bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang para peramal. Beliau berkomentar: "Mereka itu tidak ada apa-apanya." Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, terkadang mereka membicarakan suatu hal, ternyata hal itu betul-betul terjadi." Beliau berkata: *"Itu adalah kata-kata yang dicuri jin dari (berita langit), lalu dibisikkan ke telinga walinya (para dukun), lalu para peramal itu mencampurkannya dengan seratus kebohongan.."*
      (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

      ☄Di antara syetan2 pencuri berita di langit tersebut ada yang terkena panah api.☄

      وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ

      “Dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk: 5)

      **Kegagalan ramalan Roy Kiyoshi**

      Salah satu contoh kegagalan fatal Roy Kiyoshi adalah saat meramal pemenang Pilkada Jakarta. Dia meramal bahwa pemenangnya adalah Ahok (kulit putih, ceplas-ceplos, rumah di Pluit).
      Ternyata Ahok kalah.
      Ramalannya salah.

      Saat itu, banyak Peruqyah khususnya dari tim Quranic Healing International (QHI) terjun membaca ayat2 ruqyah di banyak titik TPS.

      ⚠⚠ Karena itu, marilah kita Peringatkan keluarga dan kerabat serta sahabat kita untuk tidak menonton acara atau membaca artikel ramalan2 seperti acara Karma Roy Kiyoshi atau ramalan2 zodiak.

      Salam Tauhid
      Baarakallaahu Fiikum

      Hapus
  2. Kami selaku rakyat jelata mendengarnya jd miris,hilangkan dgn cara many politik.

    BalasHapus
  3. Kok gtu ya baru ja awal dah gtu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin trauma dengan kekalahannya di DKI jakarta mk nya main kampanye terselubung seperti ini. GK pantaslah untuk sumut.

      Hapus
    2. Datang ke sumut cuma nyampah.

      Hapus
  4. Kok gtu ya baru ja awal dah gtu.

    BalasHapus
  5. Gk sanggup menang cara bersih si djarot ini, ilmu liciknya pun di pakai.
    katanya bersih dan transparan, gk sesuai sama selogan mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. djarot ini melakukan politik praktis, lihat saja karirnya selama ini.
      Tidak pernah kelar dan program kerjanya belum tentu tepat sasaran.

      Hapus
  6. Usut tuntas,jangan pilih si bajingan Jarot sampah busuk buangan dari DKl

    BalasHapus
  7. Ini BLOG sampah, suka-suka buat berita... netizen yang pintar selalu cek dahulu informasi / berita di Google kalau ada yang janggal dari berita yang di muat oleh BLOG-BLOG sampah seperti ini. Salam.. https://www.facebook.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah wah.. agen judi kepanasan. Takut lo ya klo eramas menang togel bakalan tutup. Cari uang yg halal aja mas. Kasian anak bini lo kasih makan haram terus.

      Hapus
  8. rot.. rot..
    semua kau lakukan biar bisa menang ya, mulai dari pencitraan, kampanye hitam dan sekarang ketauan "money politics".
    memalukan sekali kau

    BalasHapus
  9. Mencalonkan karna paksaan partai bukan dari niatan...
    gk panteslah si djarot ini nyalonin di sumut..
    pulang aja udah..

    BalasHapus
  10. Jika terbukti dan ada bukti autentik adanya dugaan many politic,maka sang calon bisa dipidana dan demi hukum bisa dibatalkan

    BalasHapus
  11. ini sumber berita dari mana? validkah? awas jebakan betmen..

    BalasHapus
  12. Rotrot...dah cari mak kandung aja Rot

    BalasHapus
  13. Jikalau BERITA INI HOAX, Maka sipembuat Berita dan yg menyebarkannya pantas dikenakan Hukuman Berat, karena menyebarkan Hoax merupakan Kejahatan BERAT...

    BalasHapus
  14. Jikalau BERITA INI HOAX, Maka sipembuat Berita dan yg menyebarkannya pantas dikenakan Hukuman Berat, karena menyebarkan Hoax merupakan Kejahatan BERAT...

    BalasHapus
  15. Nnti saya tetap coblos D,joss...
    Berita mu,, berita ga mutu

    BalasHapus
  16. hahaha
    asu, sumber nya aja tak berimbang...


    TETAP DJOss...
    sumut anti Hoax

    BalasHapus
  17. ERAMAS,. ERA MILITER DAN ORMAS...
    OGAH....
    DJOSS PILIHAN KU. 👍

    BalasHapus
  18. Jika memang Benar adanya seperti itu ya siapa yg memberi many politik dan siapa yg menerima nya harap di lengserkan saja dari jabatan nya.

    jika hanya berita palsu diharapkan si pembuat berita palsu ini di binasakan .

    saya warga asahan jarak 1 KM dari simpang kawat kok gak ada dengar adanya seperti dimaksud kan berita ini ya��

    BalasHapus
  19. haduh media penebar hoax dan fitnah nih
    https://m.merdeka.com/peristiwa/timses-ahok-minta-sandi-tabayyun-soal-djarot-diusir-usai-salat-jumat.html

    BalasHapus
  20. Usut tuntas.
    Supaya SUMUT aman dari politik uang.

    BalasHapus
  21. apapun ceritanya kita liht kbrnya...benar atau tidak,,,sandiwara agar terpilih atau apa...liht aja

    BalasHapus
  22. yg jelas selain lihat figur orang nya kita lihat juga partai pendukungnya, di DKI aja ngk di pakai, masa orang sumut mau pilih, buka mata kelen lebar2 ,pake otak kelen yg jernih biar sumut bisa maju

    BalasHapus
  23. Jangan heran kalau jarot dan golongan hitam pdip itu bermain kotor. Sumut itu didaerah. Di Ibukota Jakarta saja mereka bermain kotor. Coba anda pikirkan kalau jarot golongan hitam itu memimpin di Sumut. Hanya kelompok dan golongan merekalah yg mereka pikirkan, rakyat, bangsa dan negara akan dihisap darah dan keringatnya. Kepada bangsa Indonesia yang mulia jangan sampai kader2 dari mereka memimpin (!)

    BalasHapus
  24. Yang buruk akan tercermin dari perilakunya yang buruk.
    Bersyukurlah masyarakat Sumut dapat pemimpin yang terbaik. (Bukan yang kotor, dracula penghisap darah rakyat tersebut).
    Tinggal kerjasama bersinergi dengan seluruh komponen masyarakatnya membangun hal2 yang positif untuk kebaikan dan kemajuan bersama

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel