Dahsyat! Acara 2019 Ganti Presiden Di Jogja Dihadiri Ratusan Ribu Orang


Ahad, 3 Juni 2018

Faktakini.com

Aksi bela bangsa #2019GantiPresiden alun alun Utara jogjakarta Minggu 3 Juni 2018
Ijin melaporkan, pada tanggal 3 Juni 2018 pukul 15.45 s.d 17.45 wib di depan Gedung PDHI Alun-alun Utara Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta berlangsung Aksi Bela Bangsa bertajuk "Aksi Bela Negara Pancasila Bersama Rakyat", sebagai penanggung jawab HM Syukri Fadholi (Presidium Aksi Bela Bangsa) dan Ketua Panitia Dwi Kuswantoro, diikuti lk 3.000 orang.

1. Hadir dalam kegiatan tersebut sbb :

a. HM. Syukri Fadholi SH (Sesepuh PPP Khittah DIY/Presidium Aksi Bela Bangsa)
b. Nazaruddin SH (Ket DPW PAN DIY)
c. Dharma Setiawan (Sekretaris DPD Gerindra DIY)
d. Darul S Wistoro (PBB)
e. M. Darul Fallah (PKS)
f. Prof Ahmad Mursyidi (ketua forum ukhuwah islamiah/FUI)
g. Mudrik Sangidu (Sesepuh PPP Solo)
h KH. Sunardi Sahuri (Tokoh Agama DIY)
i. Ormas / Sayap partai (KOKAM, GPK Khittah, MM, FJI, FUI, warga Muhammadiyah, NU)

2. Susunan acara dalam kegiatan tersebut sbb :

a. Pembacaan Kalam ilahi (Ust Jahari)
b. Menyanyikan lagu Indonesia raya
c. Orasi
d. Hiburan
f. Orasi perwakilan parpol.
g. Pembacaan petisi aksi bela bangsa
h. Doa

3. HM. Syukri Fadholi SH (Presidium Aksi Bela Bangsa) :

a. Perkenankan atas nama presidum mari kita sanjungkan kehadiran Allah SWT atas perkenankannya kita dapat hadir atas dasar cinta NKRI. Tidak lupa Kami ucapkan terimakasih kpd bpk kapolda atas izin dan menjamin keamanan kegiatan ini.

b. Aksi bela bangsa lahir atas perasaan prihatin anak muda atas perjalanan bangsa yg telah jauh dari cita cita proklamasi. Presiden Jokowi pernah mengatakan bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba namun sebenarnya tidak hanya itu persoalan besar saat ini adl darurat penegakkan hukum, hukum yg seharusnya ditegakkan atas kebenaran namun atas dasar kekuasaan. Hukum saat ini tebang pilih, dimana yg anti dgn pemerintah dianggap anti Pancasila, namun bila dekat dengan pemerintah dibiarkan saja, hal ini terlihat dlm kasus BLBI.

c. Persoalan yg kedua adl saat ini sedang darurat keadilan sosial, dimana pemerintah mengambil kebijakan yang bertentangan dengan rakyat, hal ini terlihat dari subsidi BBM dicabut, disaat pengangguran dimana mana pemerintah malah mengimpor tenaga asing.

d. Persoalan yang ketiga adl negara ini semakin banyak hutangnya, dan selain itu banyak aset negara yg sudah digadaikan kpd asing oleh karena itu 2019 harus ganti presiden.

e. Dinamika yg berjalan saat ini kita perlu evaluasi, presiden harus bertanggung jawab atas kondisi saat ini. Oleh karena itu 2019 kita harus ganti presiden namun tetap dalam koridor yg ada.

4. Mudrik Sangidu (Sesepuh PPP Solo) :

a. Bahwa hari ini umat islam telah merapatkan barisan untuk 2019 ganti presiden. Musuh besar umat Islam adalah ketidak adilan, saya terangkan bahwa pak Jokowi itu memusuhi umat Islam.

b. Saya minta agar TNI Polri tidak menjadi alat kekuasaan semata. Para ulama telatelah sepakat 2019 akan turun gunung untuk ganti presiden. Saya yakin dari Yogyakarta ini akan mulai ke daerah lain lainnya.

c. Saya minta kpd umat islam agar tidak percaya apa yg diomongkan pemerintah, namun saya minta tidak melanggar hukum. Kita disini untuk membicarakan agar pemerintah memikirkan rakyat. Semoga Allah SWT meridhoi kegiatan kita ini.

5. Prof Ahmad Mursyidi (ketua forum ukhuwah islamiah/FUI) :

a. Kegiatan ini saya berharap dalam kegiatan apapun perlu menjaga kesopanan apalagi kita akan menegakkan kebenaran. Kegiatan ini jatuh dibulan ramadhan pasti ada maknanya kar na bulan ramadhan merupakan bulan pendidikan. Bila akan diperbaiki maka yg perlu diperbaiki adalah akhlak, dan akhlak yang paling baik adalah kejujuran.

b. Bila kita ingin menggunakan aturan yang paling benar maka adalah Al-Qur'an. Mari kita manfaatkan bulan ramadhan ini dan gunakan landasan yg baik, Mari kita berbekal betul dengan Al-Qur'an.

c. Pada kesempatan yg baikini mari kita lihat apa yg bisa kita lakukan. Kita diciptakan Allah SWT utk 2 misi yaitu untuk kehambaan dan yang kedua adalah kekhalifahan, imam masjid tidak ada yg ribut, namun imam kecamatan ini menjadi rebutan. Nanti yang akan dipertanyakan adalah kekhalifahan dan lingkungan hidup.

6. KH. Sunardi Sahuri (Tokoh Agama DIY) :

a. Saya gundah gulana dimana saat ini ada penghinaan kpd Al-Qur'an yang ilakulan oleh Ahok dan yg kedua negeri ini saat ini memperbolehkan nikah sejenis, ini jelas penghinaan. Oleh karena itu kita harus ganti presiden 2019, oleh karena itu ajak keluarga untuk memilih, kita harus sesuai konstitusi, jaga Pemilu agar jurdil.

b. Saya jadi guru ngaji sudah lama bukan ingin terkenal namun ingin bangsa ini berjalan di rel yg benar, agar negeri ini dipimpin Islam yg benar-benar, bukan yg main main.

7. Darul S Wistoro (PBB) :

Salah satu hastag kita jaga pancasila, aparat selalu sensitif dengan radialisme agama namun tidak pernah sensitif dengan radikalisme sekulerisme. Umat islam harus disadarkan dalam memimpin dalam pemilu 2019.

8. Nazaruddin SH (Ket DPW PAN DIY) :

Alhamdulillah kita dapat berkumpul disini pada sore hari ini, banyak tantangan yg harus kita hadapi dimana di medsos banyak disebutkan bahwa yg kumpul hari ini adl sok pancasilais. Pancasila merupakan hadiah dari umat islamddan tetesan darah para syuhada. Umat islamttidak pernah ragu terhadap pancasila, namun kita akan lawan orang yg menggunakan pancasilauutk menggebuk rakyat, utk mengkotak kotakkan rakyat. Olh karena itu 2019 ganti presiden.

9. Dharma Setiawan (Sekretaris DPD Gerindra DIY) :

Alhamdulillah akhirnya kita bersama sama utk menyepakati demi bangsa ini. Aksi ini merupakan aksi pertama dan mudah-mudahan akan ke daerah lainnya, kita akan dorong terus.

Negara ini adl negara yg sangat kaya, rakyatnya akan makmur namun saat ini bank, tambang kita dikuasai asing, kita tidak anti asing namun butuh presiden yg benar-benar perhatikan rakyatnya

10. M. Darul Fallah (Ketua DPW PKS DIY) :

a. Kalau kita lihat janji presiden pada pemilu 2014 ada 66 janji namun nyatanya sampai saat ini belum ada, oleh karena itu 2019 ganti presiden.

b. Kalau kita bicara radikalisme, anti pancasila pasti pada umat islam, oleh karena itu kita harus lawan. Kita disini untuk memasikan bahwa 2019 ganti presiden.

11. Acara dilanjutkan dengan pembacaan petisi aksi bela bangsa :

PETISI AKSI BELA BANGSA

Menyikapi berbagai persoalan kebangsaan yang masih jauh dari cita-cita yang termaktup dalam pembukaan UUD 1945 seperti; kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pembangunan, penguasaan asset negara oleh segelintir pihak, hutang luar negeri yang terus membesar yang harus ditanggung anak cucu, dengan ini warga Yogyakarta yang tergabung dalam Aksi Bela Bangsa dengan ini menyatakan :

a. Dalam empat tahun terakhir tidak terjadi perbaikan sebagaimana harapan rakyat. Pembangunan dirasakan warga gagal menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Rakyat hari ini ingin perubahan.

b. Pemilihan umum 2019 harus mampu menghadirkan presiden baru yang cerdas, bersih, amanah, berani dan anti korupsi

c. Kami mengajak seluruh warga Yogyakarta dan seluruh komponen bangsa lainnya untuk bersama-sama berikhtiar mendorong perubahan kepemimpinan nasional secara konstitusional melalui jalur Pemilihan Umum 2019 yang jujur, adil, bersih dan bermartabat

d. Kepada partai politik untuk dapat berkonsolidasi untuk memilih calon presiden dan wakil presiden yang sesuai harapan rakyat; bersih, cerdas, visioner, bisa menepati janji, dan mampu menyelesaikan masalah (problem solver) atas permasalahan bangsa yang begitu komplek

e. Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di pusat maupun di daerah untuk dapat bekerja professional dan independent untuk menghadirkan pemilu yang berkualitas, adil dan mencerdaskan masyarakat.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memberi jalan terbaik untuk Bangsa Indonesia.

12. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan Sholat Maghrib Berjamaah di Masjid Gadhe Kauman Yogyakarta.

13. Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman.






1 Response to "Dahsyat! Acara 2019 Ganti Presiden Di Jogja Dihadiri Ratusan Ribu Orang"

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel