Masya Allah! Bang Sanchoz Muallaf Asal Sukabumi Siap Donorkan Matanya Untuk Novel Baswedan

Kamis, 1 Maret 2018

Jakarta - Kusuma Hartanto (50) yang bekerja sebagai juru parkir di Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi ini berniat ingin mendonorkan matanya untuk penyidik KPK Novel Baswedan. Ia menyampaikan niatnya itu ke Selvi Sagita, sang istri.

"Awalnya istri belum tahu dengan niat saya, dia baru mengetahui setelah ramai di media sosial. Baru tadi malam saya sampaikan setelah istri tanya kata dia apa-apaan abah masa mau donorin mata. Saya jawab saya ikhlas, saya ridho dan berharap jadi amalan baik. Istri saya lalu nangis setelah mendengar penjelasan itu," ujar pria yang akrab disapa Sanchoz kepada detikcom, Jumat (23/2/2018).

Sanchoz juga berniat untuk mendatangi ibunda dan memohon restu. Ia yakin ibunya akan mendukung apapun yang dilakukannya asalkan sebuah kebaikan. "Dulu saat saya akan masuk Islam saya minta restu dulu, kebetulan saya lahir dari keluarga pemeluk Kristen Katolik. Respons dari ibu saat itu mendukung selama itu baik untuk saya. Sekarang saya mau menyampaikan niat saya untuk mendonorkan mata Insya Allah beliau mendukung," lanjutnya.

Pria bernama lengkap Franciscus Xaverius Kusuma Hartanto itu memang mualaf sejak tahun 1996. Sejak menjadi seorang muslim, ia tidak pernah meninggalkan salat. "Ketika dulu saya mantap menjadi muslim, sudah menjadi tuntutan menjalankan kewajiban yang tergaris dalam Al Quran. Niat saya mendonorkan mata juga berawal dari sentuhan, seolah ada keinginan kuat yang mendorong saya untuk berbuat," imbuhnya.

Ia menyatakan orang seperti Novel Bawesdan diperlukan di negeri ini. "Tugas Pak Novel Baswedan sebagai pejuang anti korupsi membutuhkan dukungan dan saya langsung tergerak untuk memberikan mata kiri saya. Saya berharap KPK tetap powerfull dengan keberadaan beliau," tandas dia.

Sumber: Detik

0 Response to "Masya Allah! Bang Sanchoz Muallaf Asal Sukabumi Siap Donorkan Matanya Untuk Novel Baswedan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel