KPK Memuji PKS: Nilai-Nilai Integritas Dalam Hal Keuangan Sudah Dimiliki Oleh PKS

Kamis, 8 Maret 2018

Jakarta - Citra PKS sebagai Partai Politik yang paling bersih dari korupsi sudah menjadi rahasia umum. Memang tidak ada Parpol di Indonesia yang 100 Persen kadernya tidak pernah terlibat korupsi. Semua Partai Politik di Indonesia kadernya pasti pernah terjerat kasus korupsi, itu betul.

Apalagi Parpol semacam PDIP atau pun Golkar, sangat banyak sekali kadernya yang terjerat kasus korupsi. Tetapi kalau mau dihitung kasus korupsi semua Parpol dan dibandingkan secara rata-rata, PKS termasuk yang paling kecil dan integritas PKS itu pun diakui oleh KPK.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif menilai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki rekam jejak yang baik. Terutama dalam hal sistem kaderisasi, sumber keuangan, dan manajemen keuangan partai politik.

"Salah satu sistem kaderisasi partai politik yang paling bagus adalah PKS dibandingkan dengan partai partai yang lain. Ini dari studi yang saya tahu di KPK dan ketika saya masih di LIPI," kata Laode di Gedung DPP PKS, Jalan TB. Simatupang No.82, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Kunjungan KPK ke kantor PKS merupakan kunjungan terakhir KPK ke partai politik, yang bertujuan untuk memaparkan Sistem Integritas Partai. Hal tersebut dilakukan oleh KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga antirasuah terhadap partai politik.

"Kami pikir KPK harus ikut bertanggung jawab tentang ini. Setelah diteliti dengan LIPI, yang kami lihat adalah soal transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik. Yang kedua tentang kode etik partai dan yang ketiga serta kaderisasi partai politik," ungkap Laode.

"Tanpa kami datang, sebenarnya tidak apa-apa. Karena by nature, by structure, nilai-nilai integritas itu sudah ada di PKS," tambahnya.

Foto: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif

Sumber: Republika

0 Response to "KPK Memuji PKS: Nilai-Nilai Integritas Dalam Hal Keuangan Sudah Dimiliki Oleh PKS"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel