Inilah Apresiasi Anies Untuk Rifai Sang Petugas Pemadam Kebakaran Teladan

Jum'at, 30 Maret 2018

Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Baswedan Ph.D:

Di tengah kobaran api dalam sebuah rumah, petugas ini melepas baju pelindungnya. Dia selimutkan baju itu pada seorang kakek. Lalu dia angkat kakek itu keluar. Kakek itu selamat dari api, tapi sang petugas terbakar tubuhnya. Dia relakan raganya dijilat api, asal kakek yg tak dikenalnya itu selamat.
Itulah Muhammad Rifai. Itulah petugas Pemadam Kebakaran kita. Sang Pemberani. Kawan dan atasannya menambahkan, sesungguhnya Rifai baru saja keluar dari kobaran api membawa korban. Sampai di luar dia mendengar bahwa masih ada satu orang tersisa di dalam. Saat itulah awal peristiwa heroik itu: Rifai putar balik, dia kembali masuk ke dalam rumah penuh kobaran api.
.
Saya temui Rifai di ruang ICU RSCM. Dia baru selesai operasi 4 jam. Tubuhnya penuh luka bakar. Perban sekujur tubuhnya. Saya pegang pundaknya, ia menengok. Matany terbuka, senyum tertahan oleh selang-selang. Saya katakan: kami bangga, kami hormat. Rifai adalah pemberani dan teladan. Di sini fasilitaa kesehatan dan dokter terbaik untuk luka bakar. Insya Allah akan segera pulih. Saat itu matanya bergerak, mengedip dan kepalanya mengangguk.
.
Di depan ruang ICU, ibu dan istrinya menunggu. Pada ibunya, berkerudung krem, saya sampaikan terima kasih. Terima kasih telah melahirkan dan membesarkan seorang pemberani, seorang pejuang. Pada istrinya, berkerudung hitam, yang sedang mengandung 6 bulan saya titipkan pesan: jangan bersedih, insya Allah Rifai segera pulih. Jaga kandungan baik-baik, bayi ini punya ayah seorang teladan dan insya Allah kelak dia akan lebih hebat dari ayahnya.
.
Pesan pada keluarga semua: dampingi Rifai, jaga kesehatan semua dan seluruh pengobatan hingga pulih adalah tanggung jawab kami di Pemprov DKI. Jangan pikirkan soal itu, fokuskan pada keluarga dan pemulihan kesehatan.
.
Itulah contoh seorang pemadam kebakaran. Mendatangi api di saat semua menjauhinya. Menantang api di saat semua menghindarinya. Pada Rifai dan semua yang berkerja melindungi warga, kita kirimkan apresiasi dan doa: Al Fatihah... *ABW

1 Response to "Inilah Apresiasi Anies Untuk Rifai Sang Petugas Pemadam Kebakaran Teladan"

  1. Inilah sosok yang bukan kerja kerja kerja asal kerja, tapi kerja disertai nalar, rasa, dan sikap perwira yang tidak hanya memikirkan diri sendiri.
    Akan lebih baik jika tak hanya rasa bangga dan memberikan fasilitas pengobatan dan perawatan untuknya.
    Akan lebih baik jika Gubernur memberikan tunjangan khusus selama dia dirawat, agar keluarga tak terbebani dengan biaya transport untuk menengoknya.
    Akan lebih baik jika dipikirkan biaya pemeriksaan kesehatan istrinya dan biaya melahirkan yang hanya sekitar tiga bulan lagi.
    Rasanya Pak Anies dan Pak Sandi akan bisa menemukan terobosan agar semua bisa teratasi.
    Semoga Pak Rifai cepat pulih lagi. Aamiin ya Robbal aalamiin.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel