Abuya Muhtadi Dalam Timbangan FPI

Selasa, 20 Maret 2018

Abuya Muhtadi Dalam Timbangan FPI.

Oleh :

KH. DR. Tb. Abdurrahman Anwar Al Bantany.
(Majelis Syuro DPP FPI & Tokoh Senior FPI)

Banyak hal yang kami dapatkan dari Abuya Muhtadi dalam menyoroti FPI dan Tokoh-Tokohnya.

Secara prinsip dan subtansial antara Abuya Muhtadi dan FPI tidak pernah punya masalah yang signifikan bahkan tokoh tokoh FPI selalu diam dan menyimpan rasa hormat yang mendalam atas tuduhan dan tudingan miring Abuya kepada FPI karna kami menganggap beliau sebagai Ulama sepuh yang kami jadikan orang tua teladan.

Tetapi fakta dilapangan ternyata Abuya Muhtadi begitu gencarnya menghantam FPI dan Tokoh-Tokohnya secara tidak wajar dan tidak proporsional.

Ada banyak ungkapan yang tidak patut dan tidak pantas yang dilontarkan oleh Abuya dalam berbagai kesempatan pengajian.

Sikap yang seharusnya diambil oleh Abuya Muhtadi dalam menyoroti FPI adalah sebagai berikut:

1. Jika tidak tahu atau belum tahu tentang apa Itu FPI hendaknya ajak dialog Pimpinan FPI baik tingkat DPP maupun tingkat DPD dan DPW.

2. Jika tidak tahu atau belum tahu tentang FPI hendaknya berdiam diri untuk tidak terus terusan menghantam FPI dan sikap itu mencerminkan kearifan yang sangat terhormat.

3. Terdapat lontaran dan perkataan dari Abuya Muhtadi yang berisi fitnah keji dan tidak berdasar sama sekali.

4. Jika kritikan dan nasehat dari Abuya Muhtadi itu bersifat obyektif dan membangun maka dengan senang hati kami akan menerimanya.

5. Keluarga besar FPI menyimpan rasa hormat yang mendalam kepada Abuya Muhtadi, akan tetapi dengan pernyataan pernyataan yang dilontarkan oleh Abuya Muhtadi menjadikan keluarga besar FPI cenderung geram tetapi tetap bisa menahan diri.

Dengan demikian, apa yang di inginkan oleh Abuya Muhtadi terhadap FPI? Atau maunya seperti apa Abuya Muhtadi terhadap keberadaan FPI?

FPI ormas Aswaja Ahlussunnah Wal Jamaah.

FPI banyak Kyai yang mengerti dan memahami kitab-kitab kuning.

FPI banyak santri alumni berbagai Pondok Pesantren yang berakhlak dan beradab.

FPI tidak pernah merugikan agama, bangsa dan negara, bahkan justeru FPI selama ini menjadi pembela Agama , bangsa dan negara.

FPI telah membuktikan perjuangannya dalam menegakkan amar ma'ruf Nahi munkar.

FPI dari waktu ke waktu selalu mendapatkan doa dan dukungan dari para Habaib, Ulama, Kyai, Ustadz dan umat Islam di seluruh Indonesia.

4 Responses to "Abuya Muhtadi Dalam Timbangan FPI"

  1. Buya muhtadi harus tau diri.yang besar itu ayahnya.

    BalasHapus
  2. anak belum tentu seperti bapaknya

    BalasHapus
  3. Yang harusnya Tabayun yang muda sama yang tua..katanya menghormati...ya Tabayun lah untuk mencapatkan pencerahan dr Abuya...malah menunggu diajak diskusi...datang lah ke Cidahu sebagai rasa hormat dr yg muda kepada yang senior

    BalasHapus
  4. Sya mh ikut yg bisa ngaji aja
    Krn yg bisa ngaji itu memutus hukum & masalah berdasarkan ilmu
    Jelas abuya Muhtadi itu bisa ngaji bhkn menguasai 14 fan
    Smntara yg komentar itu blm tentu bisa ngaji
    Jd memutus masalah itu berdasarkan hawa nafsu & akal pemahaman yg salah
    Itu komen sya titik

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel