Inilah Sindiran Karikaturis Jepang Onan Hiroshi Soal Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung



Ahad, 25 Februari 2018

Tina Azizi

Smart Satire
Seorang Karikaturis Jepang, Onan Hiroshi, memposting beberapa karikatur dengan caption/
tulisan dalam bahasa Jepang
“高速鉄道乞食”
artinya “High Speed Railroad Beggar” atau “Pengemis Kereta Cepat".

Karikatur tersebut mengandung arti sebagai berikut (dikutip dr pendapat netizen)
Beberapa tahun yg lalu pakar teknis dan insinyur dari Jepang diminta datang ke Indonesia untuk melakukan Feasibility Study (FS) survey kondisi lapangan di Indonesia untuk mengumpulkan data teknis yg nantinya akan dijadikan proyek kereta cepat. FS tsb dibiayai oleh pihak Jepang sendiri.

Setelah semua data2 teknis selesai, diberikanlah data tsb kpd pemerintah Indonesia. Tetapi kemudian data tsb malah diberikan ke Cina supaya mendapatkan biaya proyek kereta yang jauh lebih murah daripada biaya proyek yg diberikan Jepang.

Ini yg membuat orang Jepang berang, soalnya sudah diberi data gratis, malah proyeknya "dijual" ke Cina. Ujung2nya sampai sekarang proyek dari Cinanya gak selesai2 dan masa jabatan pemerintah tinggal serahun lagi.

Maka kemudian pemerintah Indonesia memohon dan melobi lagi pihak Jepang supaya mau menangani proyek keretanya lagi di Indonesia yang tentu saja langsung membuat orang Jepang sangat tersinggung.

Orang Jepang sangat tersinggung dengan sikap pemerintah Indonesia yang telah memilih Cina dalam pembangunan kereta api cepat padahal data teknis sebelumnya dibuat oleh pakar dari Jepang dengan dana dari Jepang namun setelah pembangunan kereta api cepat nya terkendala, pemerintah Indonesia memohon bantuan lagi kepada Jepang.
Demi apa sodara2? Ya! Demi pemilihan Presiden 2019.

Masyarakat dan Pemerintah Jepang sangat tersinggung dan menganggap ada yang sedang mengemis bantuan dan tidak punya harga diri ...
That’s all ...
# PengenGantiJok

0 Response to "Inilah Sindiran Karikaturis Jepang Onan Hiroshi Soal Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel