Anies Tampil Memukau Di Acara Mata Najwa, Branding Anies-Sandi Makin Menghebat

Tara Palasara

Terima Kasih mBak Nana @matanajwa Mata Najwa Trans7
( anda sukses memperkuat Branding Hebat Anies+Sandi )
===> Dukung Mata Najwa undang Pak Jokowi + Jusuf Kalla untuk "Evaluasi Pemerintahan !" SETUJU ????!

berharap Najwa Shihab seperti Karni Ilyas ? itu sama saja berharap Zaskia Gotic nyanyi "tenor"....
bisa 'sih bisa, tapi akan sulit sepadan dengan Luciano Pavarotti.

MAKAnya, daripada kita heboh mempersoalkan nyanyiannya, kenapa kita tidak nikmati saja goyangannya ( maksudnya, coba sesekali ambil angle berbeda dalam melihat sebuah case )

berbeda dengan arus mainstream di pertemanan saya ( yang rerata mem- bully ), justru saya malah berterima kasih kepada Nana Mata Najwa !

Gaya Talkshow dia yang lebih mirip Penyidik daripada Jurnalis JUSTRU semakin mengangkat pamor Anies+Sandi sebagai Pemimpin yang Berilmu... Beradab.... dengan Kematangan Emosi yang Terkelola dan itu terwujudkan dalam runtut kata bijak yang terkendali.
===> Penyidik = Fokus Menggali dan Mengkonfirmasi Bukti. Jurnalis = Memberikan Kesempatan Nara Sumber untuk Mengeksplore Pendapat secara merdeka ( tidak mencecar secara bertubi-tubi )

saya tidak bisa membayangkan, bagaimana jika yang duduk di depan Nana semalem adalah si Bapak satu itu, yang diwawancara oleh Host kalem sekelas Aiman Witjaksono, saja.... sudah meledak-ledak hingga mengeluarkan kata-kata kasar tai* tai* dan lain sebagainya.

Sementara,
SEMENTARA, tata cara Nana interview itu adalah lebih sadis daripada Emak-Emak yang lagi ngelabrak Pelakor.....
semua bukti-bukti masa lalu dijembeng dan dipaparin secara bertubi-tubi... (ibarat, 'tuh Emak ngelabrak sambil jambak-jambak rambut pelakor)
TAPI APA RESPON ? Anies ( dan Sandi belakangan ).... tetep cool dan elegan dalam menjawab.....

soal Anies sempat ada intonasi tinggi dan terkesan muter-muter... Pribadi sekalem dan setenang Pak Harto saja masih bisa terprovokasi oleh pertanyaan pancingan dari wartawan ( ingat yang wawancara di Pesawat saat Pak Harto kunjungan ke Mesir ). JADI saya melihat Anies masih dalam kewajaran untuk ukuran model interview Nana "YANG TIDAK WAJAR" !

DAN PUNCAK PEMBUKTIAN KEHEBATAN DARI ANIES+SANDI adalah KETIKA Nana memutar video Pak LBP yang provokatif tentang reklamasi.
Alih-Alih terpancing untuk ikut emosional, Anies+Sandi malah kalem menjawab bahwa yang dijadikan acuan itu adalah hukum yang ada, yang intinya Anies+Sandi selalu mempunyai dasar pijakan hukum di setiap tindakannya. Ini Pernyataan Cetar Membahana !!!

BTW, maaf ya... untuk teman-teman semua, pada status kali ini saya tidak membedah topik diskusinya, karena menurut saya MEMANG ABSURD !

Yang terjadi semalem bukanlah kelas talkshow ala ILC (Karni Ilyas) yang menyajikan fakta dan atau opini secara berdampingan ( dari kedua belah kubu ) dan lantas membiarkan pemirsa untuk menilai sendiri secara independen.
TAPI semalem, Nana sudah bertindak dan memposisikan diri sebagai Juru Bicara dari pihak oposisi Anies+Sandi, YANG SIBUK MENGKONFIRMASI DAN SEKALIGUS SAMBIL NUMPANGI DENGAN OPINI PRIBADI !

Untung saja Duo Lulusan Amerika itu bukan anak kemarin sore yang tergagap-gagap jika menghadapi cecaran wartawan dan lantas lepas kendali. GOOD JOB, ANIES + SANDI !
Note : saya menyimak acara dari awal hingga akhir, dan tentang topik materi ;becak, dp Rp 0, reklamasi dll, semua dijawab secara Clean dan Clear oleh Anies+Sandi, dengan catatan : memang tidak semua bisa terwujud dalam pernyataan baku oleh karena juga masih ada yang On Process... (tentang rumah untuk warga).

________________
KARENA Nana @matanajwa Mata Najwa Trans7 TELAH TERBUKTI SUKSES DAN HEBAT DALAM TALKSHOW DENGAN ANIES+SANDI, MAKA.....
maka, ===> Dukung Mata Najwa undang JKW + JK untuk "Evaluasi Pemerintahan !"
SETUJU ?????!
[ kita lihat, apakah Nana masih mampu untuk segalak Emak-Emak melabrak Pelakor, atau melempem kayak Emak-Emak Galau lihat cucian numpuk seabrek-abrek 'he.he.. ] —

0 Response to "Anies Tampil Memukau Di Acara Mata Najwa, Branding Anies-Sandi Makin Menghebat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan tengah artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel