Adil Amanah Terpercaya

Panas

Sabtu, 27 Januari 2018

Ahok Didemo Ngumpet, Anies Didemo Malah Ngajak Dialog, Warga Jakarta: "Ini Baru Laki!"

Sabtu, 27 Januari 2018
Jakarta - Cerita tentang Ahok mendadak menghilang alias ngumpet saat kantornya didatangi pengunjukrasa, itu sudah menjadi hal biasa.

Saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI dan didatangi ribuan para pengunjuk rasa dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) Ahok juga tak berani keluar dari kantornya di Balaikota DKI, padahal sudah diminta untuk keluar dan bicara secara baik-baik.

Warga Jakarta juga tak pernah lupa kejadian saat Ahok kabur lewat kebon saat diuber-uber warga Penjaringan, atau saat ngibrit dan terpaksa naik angkot M-24 saat diudak-udak warga Rawa Belong. Sehingga idiom "Ahok = kabur" dan "Ahok = menghilang" terasa sangat klop sekali.

Namun berbeda dengan Ahok yang kini sedang mendekam di Rutan Mako Brimob setelah divonis penjara selama dua tahun karena terbukti bersalah menistakan Kitab Suci umat Islam Al-Qur'anul Karim, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Haji Anies Baswedan justru sama sekali tidak kabur dan menghindari para pendemo, tetapi justru mengajaknya untuk berdialog! Masya Allah...

Pantas saja mayoritas warga Jakarta sangat bangga dengan Gubernur DKI Jakarta pertama yang bertitel Ph.D (Doktor) ini dan berucap "Ini Baru Laki!"

Seperti saat didemo para supir angkot 08 rute Tanah Abang-Kota, angkot 03 rute Bendungan Hilir-Roxy, dan mikrolet M10 rute Tanah Abang-Jembatan Lima kembali, pada hari senin 22/1/2018.

"Diobrolin, diobrolin. Nanti diobrolin, kita bicarakan baik-baik sama mereka," kata Anies saat dimintai tanggapan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2018).

"Ya kita harus ngeliatnya besar. Tapi kita paham aspirasinya dan nanti kita coba bicarakan," sambung Anies merespons pertanyaan soal para sopir angkot yang juga menuntut TransJakarta Tanah Abang Explorer dihilangkan.

Anies menuturkan saat ini merupakan masa transisi dari kebijakan lama ke kebijakan baru. Dia menilai para sopir angkot trayek Tanah Abang membutuhkan penyesuaian terhadap kebijakan penutupan jalan tersebut.

Yang penting adalah ini masa transisi. Kalau masa transisi, ekuilibrium baru, keseimbangan baru, selalu ada penyesuaian-penyesuaian. Ini fase penyesuaian, jangan buru-buru," ujar Anies.


Luar biasa pak Anies! 👍

Tidak ada komentar:

Posting Komentar